« Home | Agustusan di luar negeri » | kampanye terumbu karang » | turut berduka cita » | tips matlab (2) - baca/simpan bagian 1 » | tips matlab (1) » | kata presiden: "hemat pemakaian BBM" » | gosip BBM » | rapor hasna » | percontohan » | Fliegen zum Taxipreise » 

Friday, July 08, 2005 

Gempita menjelang Piala Dunia 2006

Piala Dunia masih tahun depan, tetapi sebagai tuan rumah Jerman sudah banyak berbenah. Promosi juga sudah dilakukan dengan berbagai macam cara. Tiket-tiket tim unggulan juga sudah ludes terjual. Yang tersisa hanya tim-tim tak diunggulkan saja. Hotel-hotel juga sudah hampir penuh di-booking, termasuk di kota tempat saya tinggal yaitu Hamburg karena akan ada pertandingan yang juga dilangsungkan di AOL Arena Hamburg. Stadion-stadion tempat pertandingan pun telah direnovasi dengan biaya yang minta ampun banyaknya.

Orang-orang Jerman kebanyakan suka sekali nonton sepak bola. Kalau sedang ada pertandingan sepakbola, stasiun kereta api penuh sesak oleh para pendukung kesebelasan, sehingga perlu dijaga oleh para polisi. Bau alkohol dari bir yang mereka minum pun merebak kemana-mana. Kadang-kadang mereka masih bernyanyi di dalam kereta dengan suara yang memekakan telinga (seperti kalau kita nonton pertandingan di televisi). Pokoknya heboh. Anak saya paling sebel dan suka ngomel kalau sudah begitu dan kadang-kadang sampai tutup telinga.

Kaos-kaos bergambar lambang Piala Dunia pun sudah banyak bertebaran dan dijual. Ada yang dengan merek terkenal untuk mereka yang dompetnya tebal dengan uang dan kartu kredit, ada juga yang dengan merek 'terkenal' (pakai tanda petik, artinya terkenal juga tapi untuk level menengah ke bawah) untuk mereka yang dompetnya agak tebal dan pas-pasan (ada sedikit uang, beberapa kartu nama kenalan, foto pacar, kartu diskon atau kartu untuk ngumpulin poin belanjaan, bon-bon belanjaan dan EC-karte (sejenis ATM kalau di Indonesia)).



Gambar di atas adalah contoh sablonan dan logo Piala Dunia pada kaos dengan merek 'terkenal' (inget ya kata terkenalnya pakai tanda petik!) untuk orang yang dompetnya agak tebal dan pas-pasan. Kualitas kaosnya bagus dan logo piala dunianya pun resmi, hanya mereknya saja yang 'sedikit' membedakan. Tidak apa-apa, Piala Dunia toh milik semua kalangan dan kelas. Perbedaan merek itu soal biasa.

wah, gambar kaosnya keren juga yah? jadi pengen nih...

di 'rumah' saya (ikutan pake tanda petik nih) yang notabene rumahnya para mahasiswa, kalau ada bola hebohnya setengah mati. tv dipindah di balkon, setelahnya (kalah atau menang) party sampai pagi...

salam kenal juga pak agus... makasih sudah mampir.

Post a Comment

My Digest

About me

  • I'm agus set
  • From Hamburg, Germany
about me
Google

Powered by Blogger
and Blogger Templates
Listed on BlogShares