« Home | Mood yang Hilang » | Amerika dan Papua » | Ali... Ali... » | Firefox vs IE » | Trotoar » | Luxus Leben » | Hikmah Republika hari ini » | Udin dan Ulama » | Proses Terciptanya Alam Semesta Menurut Al-Quran » | Konsekuensi Keimanan » 

Wednesday, August 03, 2005 

Hari ini aku berpuisi

Mengapa berdusta?

Aku bertanya pada diriku,
Wahai diriku,
Kenapa engkau berdusta?

Diriku pun menjawab,
Aku berdusta supaya orang tak marah

Aku takut orang kan marah,
Jika mendengar jawaban jujur dariku,
Itulah sebabnya aku berdusta

Aku bertanya pada anakku,
Kenapa engkau berdusta pada ayah nak?

Anakku pun menjawab,
Ayah suka memarahi aku jika aku bersalah,
Dan aku takut dimarahi ayah jika melakukan kesalahan,
Itulah sebabnya aku berdusta,
Agar ayah tak marah padaku...


Doaku

Doaku adalah permohonanku
Doaku adalah harapanku
Doaku adalah penyerahan diriku
Doaku adalah pujianku untukMu
Doaku adalah isi hatiku
Doaku adalah pengaduanku

Doaku hanyalah kepadaMu


Cemburuku

Istriku bertanya,
Aku tak pernah melihat kau cemburu padaku?
Apakah kau tak cinta padaku?

Akupun menjawab,
Wahai istriku,
Kesetiaanmu padaku dan kepercayaanku padamu,
Telah menyirnakan kecemburuan itu


Seberapa banyak cintamu?

Istriku bertanya,
Seberapa banyak cintamu padaku?

Akupun menjawab,
Cintaku padamu tergantung kapasitas ruang cintamu,
Jika kau hanya menyediakan ruang yang kecil untuk cintaku,
Sedikit pula cinta yang bisa aku berikan padamu
Agar tidak meluap kemana-mana
Jika kau sediakan ruang yang besar,
Besar pula cinta yang akan aku berikan padamu
Agar ruang cintamu penuh oleh cintaku


Masakan istriku

Aku marah pada istriku
Masakannya selalu enak dan nikmat
Mengundang selera untuk menyantap
Membuat berat badanku semakin berat

Aku marah pada istriku
Kali ini masakannya tidak enak
Dan telah mengusir selera makanku

Istriku marah padaku,
Masakan enak salah, tak enak lebih salah!


Aku tak menciummu

Kenapa kau tak menciumku?
Tanya istriku padaku
Apakah kau sudah tak cinta padaku?
Ataukah karena aku bau?

Aku tak menciummu,
Bukan karena aku tak cinta padamu
Ataupun karena kau bau

Aku tak menciummu,
Karena aku yang bau


H - 2 dan H - 5

H-2, umurku insya-Allah bertambah 1
Empat tahun menuju puber ke-2

H-5, istri dan anakku insya-Allah kembali meramaikan rumah
yang telah 5 kali 7 hari kutinggali sendirian

H-2 akan datang lebih dulu dari H-5
Itu artinya, di H-2 aku masih akan sendirian

H-2 dan H-5, keduanya sama aku nantikan
Semoga datang membawa kebahagiaan

nah ini yang namanya kreative Pause Mas... setelah beberapa hari gak mood, sekarang malah berpuisi... :)

favorit saya nr. 4... sederhana tapi filosofis juga... dan bikin nachdenklich... ;)

Ni Londo

huek .. huek .... jadi agak mau muntah nih kebanyakan makan kacang garing .. huek ....


lagi mimpi apa sih semalam pak kok hari gini nulis puisi??

oh iyah kan tanggal muda .. baru gajian kan?

This comment has been removed by a blog administrator.

@Kusaeni: Wah... ojo ngenyek ngono tho mas... :))

Kalau soal gajian, sama kaya wapres, nggak pernah dilihat rekeningnya. Bedanya, kalau wapres nggak pernah dilihat krn uangnya udah kebanyakan, kalau saya nggak pernah dilihat karena lagi nggak di indonesia. Nggak ada bank Mandiri KCP Hamburg sih.

hihihi.... mas Agus ternyata seniman ;) .. puisinya nggak kalah dengan suaminya novia kolopaking... gimana perasaan umur berkurang setahun...

:)))

pak agus..toppppp !!! :D

-ari-

Post a Comment

My Digest

About me

  • I'm agus set
  • From Hamburg, Germany
about me
Google

Powered by Blogger
and Blogger Templates
Listed on BlogShares