« Home | Kembali ke Kehidupan Nyata » | Wajah Baru » | Si Ucok » | P4 100-jam » | Biggoser diwisuda » | Perempuan dalam Islam » | Zaman Batu dan Pornografi » | Sering Ngibul Siih! » | Nduableg dan Nggak Mutu » | Word's file corrupt! » 

Thursday, August 11, 2005 

Ketika rumah bak penjara

jeruji besiMembaca berita tentang terbakarnya rumah Bapak Toni Widjaja beserta seluruh penghuninya sungguh mengenaskan. Dalam berita-berita yang ada digambarkan bagaimana rumah yang terbakar itu tertutup sangat rapat oleh teralis besi, sehingga pertolongan dari luar tak bisa dilakukan, sementara orang yang berada di dalam rumah pun tak bisa untuk keluar.

Membaca berita itu saya jadi teringat komentar mas Edvin yang mengatakan bahwa kebanyakan rumah di Jakarta memang dibuat tak ubahnya sebuah penjara. Pagar keliling dibuat setinggi dan sekokoh mungkin, yang katanya untuk alasan keamanan. Jendela-jendela pun diberi teralis besi yang sangat kokoh.

Saya juga jadi ingat postingannya mbak Rieke yang berjudul jendela, yang mengatakan:
So, I don't know what should I do if my windows were covered by trellis, in my opinion trellis could jeopardize our life, especially if we have to pass through the window in an emergency situation..
Apakah memang Jakarta terlalu rawan untuk rumah yang tidak berpagar tinggi dan berteralis kokoh atau mungkin banyak penduduk Jakarta (terutama yang kaya raya) yang sudah menderita paranoid? Saya nggak begitu tahu, karena saya tidak punya rumah di Jakarta dan saya bukan orang kaya raya. Tapi kalau saya amati, bukan hanya rumah mereka yang di Jakarta saja yang diberi pagar tinggi, yang banyak bertebaran di Bandung pun (untuk berakhir pekan) semuanya serba berpagar tinggi seperti penjara Al-Catraz.


Saya turut berduka atas musibah yang terjadi. Mudah-mudahan hal seperti itu tidak terjadi lagi di kemudian hari. Selain itu, mudah-mudahan orang-orang yang selama ini terlalu berlebihan dalam mengamankan rumahnya mendapat pelajaran dari kejadian ini, sehingga bisa sedikit merenovasi rumahnya supaya tidak seperti penjara.

Masih mengenai kebakaran, di koran saya baca tentang kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan yang menyebabkan adanya kabut asap yang sangat tebal yang menyesakkan nafas tidak hanya bagi bagi penduduk Indonesia di kedua pulau langganan kebakaran hutan itu saja tapi juga menimpa penduduk Malaysia yang letaknya memang berdekatan. Pak Menteri M.S. Kaban bahkan mengatakan (di harian Kompas, 11 Agustus 2005):
Ketika ditanya titik api yang terjadi di Indonesia, Kaban mengatakan, mencapai sebanyak 200 lebih dan frekuensinya naik dan kemungkinan akan terjadi peningkatan yang cukup tajam pada bulan Juli hingga Agustus 2005 ini. Selain itu, jelasnya, peningkatan titik api yang cukup tajam terjadi di Provinsi Riau dan dalam hal ini juga termasuk di wilayah Sumatera Utara, tanpa merinci jumlah titik api tersebut.
Jadi untuk penduduk Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian barat, juga penduduk Malaysia yang berdekatan dengan kedua daerah tersebut (Kuala Selangor dan Pelabuhan Kelang) bersiap-siaplah untuk kembali memakai masker.

Saya sendiri tidak tahu, sesulit apakah sebenarnya untuk bisa mencegah terjadinya kebakaran hutan. Tapi kalau melihat bahwa yang punya hutan itu bukan hanya Indonesia saja (Malaysia juga kan punya hutan ya?), berarti sebenarnya mencegah terjadinya kebakaran hutan itu pasti bisa dilakukan kan? Jadi... kalau gitu memang kita yang memble kali ya? Dikasih hutan kebakaran, dikasih sungai tercemar, dikasih musim kemarau kekeringan, dikasih musim hujan kebanjiran...

Berita itu bisa dibaca di mana Mas? Apakah Bapak Toni Widjaja orang terkenal?

Mungkin memang orang kaya terpaksa hidup dalam penjara emas mereka... Kalau dilihat dari Jerman, di Indonesia banyak sekali orang yang sangat miskin, dengan rumah yang sangat "terbuka" terhadap lingkungannya, untuk orang Jerman terasa sama sekali tidak ada privacy. Tapi di sisi lain, ada villa2 yang mewahnya luar biasa... orang bule pun terkagum2 melihat gaya hidup itu...
Jadi mungkin memang perlu ada pagar yang tebal dan tinggi untuk membedakan dua dunia itu dengan jelas...

Ttg kebakaran hutan, tadi pagi di bbc sudah ada berita dari KL, sekolah2 pada ditutup, orang2 udah pada pakai masker dan banyak yg ke rumah sakit karena masalah pernafasan/tenggorokan...

Post a Comment

My Digest

About me

  • I'm agus set
  • From Hamburg, Germany
about me
Google

Powered by Blogger
and Blogger Templates
Listed on BlogShares