Thursday, September 29, 2005 

PDL: Payah Deh Lu!

Buat yang tinggal di Pulau Jawa, pernah jalan-jalan ke luar Pulau Jawa nggak? Suka merhatiin nggak gimana transportasi umum di kota-kota di luar Jawa yang disinggahin? Hebat ya? ternyata angkutan umumnya sama. Sama-sama angkot kecil, suka ngetem dan berhenti sembarangan, banyak jumlahnya, nggak nyaman dan bikin macet.

Pernah merhatiin trotoarnya nggak? Eh ternyata sama juga ya, banyak yang nggak enak buat jalan kaki dan banyak yang dipake sama tukang dagang kaki lima (untung bukan kaki seribu). Pernah nyoba nyeberang di persimpangan yang ada lampu lalu-lintasnya nggak? Sama susahnya kan sama di Jawa? Gambar orang yang nandain boleh nyeberang kalau warnanya hijau selalu berwarna merah, terus mobil/motor dapet hak istimewa "belok kiri langsung!". (Jadi inget perempatan Pasar Simpang sama perempatan Jl.Merdeka deket BIP, kalau nyeberang harus penuh perjuangan. Meleng sedikit, bisa dipanggil "anjing!" sama yang naik mobil atau motor. Sadis euy!).

Pernah ngerasain macet nggak? Pasti dong! Kalau jalan di Indonesia nggak ada macetnya, belum komplit namanya. Ibaratnya, bagai malam tak berbintang atau bagai sayur tanpa garam. Wuih, jadi inget rayuan gombal masa berpacaran!

Terus pernah mikirin dan nanya dalam hati nggak: "koq bisa ya semuanya sama amburadulnya? dari Sabang sampe Merauke minus Tim-Tim karena udah milih jadi negara sendiri lepas dari NKRI (Negara Kita Republik Indonesia)" Pasti pernah deh, hayo ngaku aja!

Kalau saya sering tuh terheran-heran. Bukan apa-apa, ya cuman heran aja, koq ya nggak ada kepala daerah di salah satu kabupaten/kotamadya/propinsi di Indonesia yang berani tampil beda, misalnya: angkutan umum di daerah yang dia pimpin jauh lebih nyaman, trotoarnya juga nyaman, tempat nyeberangnya uenak tenan, terus macetnya ya nggak kebangetan. Nggak ada yang kreatip kali ya? Kasihan juga ya? Padahal mereka pasti kan udah sering jalan-jalan studi banding sambil shopping ke luar negeri yang sistem transportasi, fasilitas umum dan fasilitas sosialnya OK punya.

Ya bener sih, mau udah ngelihat yang bagus-bagus, kalau dasarnya memang nggak kreatip, ya gitu: bengong dan bingung!. Apalagi kalau jadi kepala daerahnya cuman modal ijasah palsu, uang sama katabelece! Pasti deh tambah nggak mutu! Yang kasihan ya kita-kita juga, yang sama mereka suka disebut sebagai "rakyat".

Kadang-kadang saya suka berpikir "sadis": jangan-jangan yang jadi pemimpin di negeri kita itu kebanyakan adalah PC (produk cacat) yang nggak lulus QC (quality control) alias BS (barang sisa). Lho, tapi koq bisa jadi pemimpin? Ya bisa dong, PC atau BS kan biasanya diobral biar laku. Jadi pakai pendekatan "obral" sesuai selera konsumen biar kepake. Obral ke sini-ke situ, titipin ke sini-ke situ, dst... dst... Lha, konsumennya siapa? Siapa lagi kalau bukan cukong-cukong yang targetnya memang cari untung.

Terus, solusinya gimana? Ya susah-susah gampang (kata "susah" diulang dua kali sementara kata "gampang" nggak diulang, artinya lebih banyak susahnya daripada gampangnya), masukin aja ke dalem karung terus buang deh ke TPA (tempat pembuangan akhir). Bener kan banyak susahnya! Siapa coba yang bisa masukin beliau-beliau ke dalem karung? Lha wong mau ketemu aja susahnya minta ampun, harus lewat satpam yang kumisnya melintang kaya jepitnya kalajengking.

Ah saya mah bisanya ngomong doang! Sok coba nanti kalau diangkat jadi pemimpin, belum tentu juga inget sama yang diomongin sekarang! Apalagi kalau udah banyak dapet fasilitas: uang makan, uang seragam, pakaian olah raga, mobil dan rumah dinas, de-el-el. Lidah mah tak bertulang, ngomong mah gampang!

Aduh maap atuh kalau gitu! Koq saya dimarahin sama saya juga? Koq jeruk minum jeruk? Jadi inget Joshua waktu masih ngetop jadi bintang iklan! Udah ah... maap ya kalau gaya bahasanya amburadul dan sarkastis.

Wednesday, September 28, 2005 

Ngelantur...

Ini hanya sekedar curiga saja, sepertinya pemerintah sedang main drama atau opera sabun berkaitan dengan masalah BBM ya? Koq bisa-bisanya BBM masih terus langka sampai sekarang, padahal tidak ada peristiwa ekstrim di Indonesia. Coba nanti lihat kalau BBM sudah dinaikkin harganya dengan mencabut subsidi yang ada, masih bakalan langka atau kembali normal suplai BBM? Kalau kembali normal, artinya memang ada pertunjukkan drama. Mari beri tepuk tangan untuk para pemeran utamanya... Sukses berat!

Kalau suplai masih tetep seret, emang dasar para pejabat nggak becus ngurus negara! mendingan ke laut aja! hahaha...

Eh pada suka bola kan ya? Di sepak bola, biasanya kan pelatihnya suka ngambil dari negara mana, pemainnya juga. Gimana kalau kita terapin di percaturan politik? Kita ngontrak Presiden, Menteri, Hakim, dan lain-lain. Biar mereka ngeberesin negara Indonesia yang lagi amburadul, terutama dikasih tugas ngegantungin para koruptor, bikin peraturan yang bagus, dll.

Atau, gimana kalau Indonesia tukar guling aja? Sama Jepang misalnya? Eh kekecilan kali ya? Sama mana ya? Pasti deh banyak yang mau. Biar orang Indonesia pindah ke negara lain yang mau tukar guling sama kita. Kita cari aja negara yang udah maju. Syaratnya, yang mau tukar guling harus tetep pakai nama Indonesia, dan kita pakai nama negara dia. Kali bisa maju dan harum nama Indonesia... Eh tapi jangan-jangan, negara maju yang mau tuker guling sama kita malah jadi ancur negaranya karena ditempatin kita... Ah nggak apa-apa kali ya? yang penting kan nama Indonesia bisa jadi harum dan negara yang bernama Indonesia bisa jadi negara maju. Soal orang yang tinggal bukan orang Indonesia lagi, ya apa boleh buat... hahaha...

Ah ngaco ah... Maap deh kalau ada yang tersinggung, ini bukan sedang menghina diri sendiri atau rakyat sendiri, cuman sekedar ngelantur aja, daripada frustrasi mulai dari 1998 sampai 2005 masih krismon terus (berapa tahun tuh? 7 tahun ya?). Kata pepatah: "hujan batu di negeri sendiri lebih baik daripada hujan emas di negeri orang". Ah, kalau saya mah nggak setuju, mendingan: "hujan emas di negeri sendiri sama baiknya dengan hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri sama jeleknya dengan hujan batu di negeri orang". Mana ada hujan batu koq enak, hujan debu aja udah bikin rambut jadi gimbal, kaya dulu jaman Gunung Galunggung meletus tahun '82 apalagi hujan batu, bisa2 kepalanya gembul, saking banyaknya benjol-benjol... ah meuni serieus pisan atuh euy!

Udah ah... ngelantur nggak boleh kepanjangan nanti yang baca bosen! eh emang ada yang baca? meuni Ge-eR!

 

Altitude Illnesses

Sebulan yang lalu saya mendapat undangan silaturahmi di rumah seorang sesepuh di Hamburg. Kebetulan hadir pula Pak Muhammad bin Belfas. Buat mereka yang dulu mengikuti berita ledakan 11 September di NY mungkin masih ingat dengan nama ini yang dahulu bersama Agus Dwikarna sempat dicurigai sebagai anggota teroris yang turut serta dalam rencana peledakan dan ternyata tidak terbukti.

Dalam obrolan santai kami, kemudian beliau mulai berbicara tentang sebuah ayat dalam Al-Quran yang menurut beliau menarik untuk dilihat dari kacamata ilmiah. Menurut beliau pula, ada seorang pakar, yang begitu membaca ayat ini langsung tersentak dan mengakui kebenarannya. Ayat itu tertulis dalam surat Al-Anaam ayat 125 yang berbunyi:
Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.

Selanjutnya beliau menggarisbawahi kalimat "niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit".

Ada sebuah fakta ilmiah di dalam kalimat tersebut, yaitu: konsentrasi oksigen pada permukaan laut sekitar 21%, dengan tekanan barometrik rata-rata sebesar 760 mmHg. Dengan bertambahnya ketinggian, konsentrasi oksigen akan tetap namun jumlah molekul oksigen per satu kali hembusan nafas berkurang. Pada ketinggian 3658 meter, tekanan barometrik hanya 483 mmHg dan molekul oksigen per satu kali hembusan nafas hanya tinggal 40% saja, sehingga untuk memenuhi kebutuhan oksigen, laju bernafas kita harus ditingkatkan (meskipun kita sedang dalam keadaan tidak bergerak). Cara ini akan menambah kandungan (konsentrasi) oksigen di dalam darah, tetapi tidak akan mencapai seperti konsentrasi pada kondisi normal.

Mengapa demikian? Bertambahnya ketinggian akan menyebabkan berkurangnya tekanan udara, akibatnya berkurang pula fungsi respirasi paru-paru dan transpor oksigen dalam aliran darah (fungsi kapiler), meskipun misalnya kandungan oksigen di udara masih 21%. Akibatnya akan timbul beberapa gejala sebagai berikut:
  • meningkatnya laju pernapasan (seperti orang yang mengalami sesak napas dan tersengal-sengal).
  • mengalami pusing atau mata berkunang-kunang.
  • merasakan dingin yang ekstrim.
  • degup jantung meningkat.
  • pandangan menjadi kabur/buram.
  • mengalami insomnia dan nervous.
  • kulit, kuku dan bibir menjadi biru.
  • merasakan seperti orang yang mabuk.
Pada tingkat tertentu, kejadian seperti ini dapat berakibat fatal dan menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dalam kegiatan panjat gunung kita sering mendengar istilah aklimatisasi yang fungsinya untuk memberikan waktu kepada tubuh kita menyesuaikan diri dengan kondisi dimana kandungan oksigen di dalam darah menjadi berkurang. Atau dengan menyediakan suplemen oksigen, seperti pada pilot pesawat terbang.

Bahan bacaan:

 

Wind power - energy from the air

The Babylonians and Chinese were using wind power to pump water for irrigating crops 4,000 years ago, and sailing boats were around long before that. Wind power was used in the Middle Ages, in Europe, to grind corn, which is where the term "windmill" comes from.

The Sun heats our atmosphere unevenly, so some patches become warmer than others. These warm patches of air rise, other air blows in to replace them - and we feel a wind blowing. We can use the energy in the wind by building a tall tower, with a large propellor on the top. The wind blows the propellor round, which turns a generator to produce electricity. We tend to build many of these towers together, to make a "wind farm" and produce more electricity. The more towers, the more wind, and the larger the propellors, the more electricity we can make. It's only worth building wind farms in places that have strong, steady winds, although boats and caravans increasingly have small wind generators to help keep their batteries charged.

The best places for wind farms are in coastal areas, at the tops of rounded hills, open plains and gaps in mountains - places where the wind is strong and reliable. To be worthwhile, you need an average wind speed of around 25 km/h. You can find lot of locations in Indonesia that fulfilled these conditions.

The propellors are large, to extract energy from the largest possible volume of air. The blades can be angled to "fine" or "coarse" pitch, to cope with varying wind speeds, and the generator and propellor can turn to face the wind wherever it comes from. Some designs use vertical turbines, which don't need to be turned to face the wind.

The towers are tall, to get the propellors as high as possible, up to where the wind is stronger. This means that the land beneath can still be used for farming.

Advantages
  • Wind is free, wind farms need no fuel.
  • Produces no waste or greenhouse gases.
  • The land beneath can usually still be used for farming.
  • Wind farms can be tourist attractions.
  • A good method of supplying energy to remote areas.
Disadvantages
  • The wind is not always predictable - some days have no wind.
  • Suitable areas for wind farms are often near the coast, where land is expensive.
  • Some people feel that covering the landscape with these towers is unsightly.
  • Can kill birds - migrating flocks tend to like strong winds. Splat!
  • Can affect television reception if you live nearby.
  • Noisy. A wind generator makes a constant, low, "swooshing" noise day and night, which can drive you nuts. An entire wind farm makes quite a racket! Then again, the small modern wind generators used on boats and caravans make hardly any noise, and as aerodynamic designs have improved, modern wind farms are much quieter.
What we need then? An action absolutely! Why waste our time just with polemic or unimportant words?

Source: WindPower

Related articles:

Monday, September 26, 2005 

Fakta Laut Dalam (Deskripsi Ilmiah An-Nur:40)

Laut dalam (deep sea) adalah bagian dari laut yang sangat gelap. Hingga saat ini, laut dalam masih merupakan misteri bagi manusia. Penelitian di laut dalam sendiri hingga saat ini masih sangat terbatas. Beberapa penelitian menarik yang baru-baru ini dilakukan oleh para peneliti tentang laut dalam dapat dilihat di OceanExplorer.

Hal yang menarik, adalah ketika kita coba membuka Al-Quran surat An-Nur (surat ke-24) ayat 40, yang artinya:

atau seperti gelap gulita di lautan dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun".


Ada beberapa hal yang secara ilmiah menarik untuk dibahas yaitu:
  1. mengenai gelap gulitanya lautan dalam,
  2. ombak yang di atasnya ombak (pula),
  3. gelap gulita yang tindih-bertindih,
  4. apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya
  5. barang siapa yang tiada diberi cahaya, tiadalah ia mempunyai cahaya sedikitpun.
Pada tulisan kali ini, bersumber dari fakta ilmiah yang ada, saya akan mencoba membahas poin 1, 3, 4 dan 5 saja, adapun poin 2 akan dibahas kemudian pada artikel yang lain.

Gelap gulitanya laut dalam (deep sea) telah diakui secara ilmiah oleh para ilmuwan. Menurut para ilmuwan, air tidak hanya merubah warna sinar matahari, tapi ia juga secara dramatis merubah intensitasnya (kekuatannya). Di laut terbuka yang jernih, cahaya tampak (spektrum cahaya yang bisa dilihat oleh mata manusia), berkurang 10 kali setiap penambahan kedalaman 75 meter. Artinya, pada kedalaman 75 meter terangnya cahaya hanya tinggal 10% dibanding di permukaan, dan pada kedalaman 150 meter hanya tinggal 1% saja.

Gambar di samping kiri memberikan ilustrasi dasar bagaimana cahaya dengan warna-warna yang berbeda menembus air laut. Air akan menyerap warna-warna hangat seperti merah dan jingga (cahaya dengan panjang gelombang yang panjang) dan menghamburkan warna yang lebih dingin (cahaya dengan panjang gelombang yang pendek). (Sumber: OceanExplorer)

Kondisi cahaya akan mempengaruhi fungsi penglihatan manusia dan ikan-ikanan. Mata manusia, sebagai contoh, berfungsi dengan baik pada saat terang seperti siang hari hingga pada saat hanya terdapat bintang di langit, dengan kisaran kira-kira sebesar 12 orde magnitudo dimana setiap orde menyatakan 10 kali perbedaan. Jadi, secara teori, jika intensitas cahaya di laut berkurang 10 kali setiap penambahan 75 meter, maka mata manusia hanya akan mampu melihat hingga kedalaman 900 meter saja. Sementara itu, mata ikan laut dalam diperkirakan dapat berfungsi hingga kedalaman 1000 meter. Namun demikian, mata ikan memiliki kemampuan adaptasi yang sangat baik dan barangkali 10 hingga 100 kali lebih sensitif daripada mata manusia. Di kedalam lebih dari 1000 meter, ada beberapa binatang yang memiliki fungsi penglihatan yang mampu mendeteksi bioluminescence (emisi cahaya oleh organisme hidup).

Makhluk laut yang mampu membuat cahaya terdapat di mana-mana. Bioluminescence sendiri merupakan hal yang lumrah karena ia memberikan kemampuan untuk mempertahankan diri yang sangat berarti bagi binatang yang bersangkutan. Di darat kita mengenal fenomena ini pada kunang-kunang. Cahaya ini membantu binatang untuk mencari makanan, menarik perhatian pasangannya dan mempertahankan diri dari serangan pemangsanya.

Kesimpulannya:
  1. Pengurangan intensitas cahaya 10 kali dengan penambahan kedalaman 75 meter, menjadikan laut dalam adalah tempat yang gelap gulita, selain itu pengurangan intensitas terhadap kedalaman ini menjadikan laut dalam mengalami kegelapan yang berlapis-lapis (tindih-bertindih).
  2. Kedalaman laut rata-rata adalah 3795 meter, artinya mata manusia sudah tidak akan sanggup untuk melihat apapun di laut dalam, karena secara teori manusia hanya akan mampu melihat hingga kedalaman 900 meter saja. Hal ini yang dalam surat An-Nur diumpamakan sebagai tak mampu melihat tangannya sendiri.
  3. Fenomena bioluminescence menunjukkan bahwa para penghuni laut dalam masih mampu untuk melakukan aktivitas sebagai makhluk hidup meskipun ia tinggal di kondisi yang gelap gulita. Hal ini karena mereka diberi kemampuan untuk membuat cahaya secara alamiah. Hal ini yang dalam surat An-Nur digambarkan dengan kalimat: barang siapa yang tiada diberi cahaya, tiadalah ia mempunyai cahaya sedikitpun. Artinya: barang siapa yang diberi cahaya, maka ia akan mempunyai cahaya. Sepertinya ini sebuah gaya bahasa yang sangat puitis dalam menggambarkan sesuatu.
Daftar Pustaka:
  1. Quran Viewer versi 2.9, Jamal Al-Nasir, DivineIslam.com, 2002.
  2. The Oceans, Ellen J. Prager, McGraw-Hill, 2000.
  3. Deep Light, Edith Widde, Ocean Explorer, 2005.

Saturday, September 24, 2005 

Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan (5)

Sumber: milis Media-Dakwah

Keutamaan puasa Ramadhan

Dengan puasa Ramadhan, Allah mengampuni dosa orang yang berpuasa dan memaafkan semua kesalahannya. Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu" (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Puasa Ramadhan tidak terhingga pahalanya, karena orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala tanpa batas. Setiap muslim amalannya akan diganjar sebesar 10 hingga 700 kali lipat, kecuali puasa. Firman Allah di dalam hadits qudsi: "“...Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan mengganjarnya, ia menahan nafsu dan makan karena-Ku" (HR. Muslim)

Puasa dapat membuka pintu syafa’at nanti pada hari Kiamat. Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "“Sesunggunya puasa dan bacaan al-Qur’an memberi syafa’at kepada pelakunya pada hari Kiamat. Puasa berkata: ”Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Berkata pula al-Qur’an, ”Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Nabi bersabda: ”Maka keduanya diberikan izin untuk memberi syafaat".” (HR. Ahmad).

Friday, September 23, 2005 

Homework Help

Saya menemukan website ini. Menarik sekali, tidak perlu ikut les privat atau responsi dengan asisten di kampus...
Need help on your math homework? Need to study for a math test? Find hundreds of practice problems with step-by-step explanations for the math topics you are learning in school.

>> baca selengkapnya di sini.

 

Why waste time on TV?

Source: library.thinkquest.org

Q: Why waste your time on TV News?
A: Watching the news is a quick, informative, visually interesting way to learn about the world around us, every morning, night, and all hours in between.

Q: Why waste time on Reality Shows?
A: Maybe the lesson learned from Oprah, that giving makes people feel good, can spread from one person to the next and start a domino effect, where everyone benefits.

Q: Why waste time watching Soap Operas?
A: Soap operas have evolved over the many years, from radio to half hour TV shows, to one-hour daytime and nighttime storylines that last for months or even years at a time. Soaps have been the jumping board for social issues, health issues, even political issues. Actors and actresses have gotten their start on soaps and moved on to bigger (sometimes better) projects, and writers and producers have found a home on the different networks that broadcast them. Although soaps have had a tough time competing in an ever-increasing television market, they are here to stay; loyal fans will never give them up without a fight!

Q: Why waste your time watching Sports?
A: First of all, it's free! Second of all, one gets the best view, and from many different angles! Any snack wanted is just a few steps to the refrigerator, and all the background information wanted is straight from the commentators. Plus, it's impossible to get a sunburn sitting in the living room!

Q: Why waste your time on Comedy?
A: It feels good to laugh, and it's good to know that when you turn on a comedy, you're going to be in a good mood!

Q: Why waste time watching Drama?
A: You can entertain yourself by watching this great genre of TV shows. Drama shows are addicting. If it is a drama series, then you are most likely to be left in suspense at the end of every episode because they end with very emotional, exhilarating, thrilling endings. Have fun watching your favorite show!

Q: Why waste your time on Game Shows?
A: Game shows are something everyone can enjoy!

Q: Why waste your time posting and reading this article?
A: Because we are bloggers!

 

Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan (4)

Sumber: milis Media-Dakwah

Beberapa petunjuk berkenaan dengan masalah puasa:
  1. Seorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat puasa, walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar (Shubuh).
  2. Wanita yang suci dari haidh sebelum fajar tiba (bulan Ramadhan), maka wajib berpuasa walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar (Shubuh).
  3. Seseorang yang sedang berpuasa dibolehkan mencabut gigi, mengobati luka atau menggunakan obat tetes mata/telinga.
  4. Diperbolehkan bagi yang sedang berpuasa untuk bersiwak (menggosok gigi), baik di waktu pagi maupun siang hari, bahkan itu termasuk sunnah Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam.
  5. Untuk mengurangi rasa panas dan dahaga dibolehkan menggunakan AC atau air dingin untuk membasahi kepala.
  6. Bagi penderita sesak nafas, meskipun sedang berpuasa dibolehkan menyemprot mulut dengan sesuatu (berupa udara/gas) yang dapat melonggarkan pernafasan.
  7. Orang yang sedang berpuasa dibolehkan membasahi bibir dengan air bila terasa kering dan juga dibolehkan berkumur-kumur namun dengan syarat tidak tertelan.
  8. Disunnahkan mengakhirkan sahur, hingga menjelang fajar dan segera berbuka setelah matahari terbenam (Maghrib). Diutamakan berbuka dengan kurma rutab (kurma yang masak), jika tidak ada rutab dengan kurma yang lain, dan jika tidak ada korma bisa berbuka denga apa saja yang halal atau berbuka dengan minum air apabila tidak menjumpai makanan.
  9. Orang yang sedang berpuasa sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti shalat sunnah, membaca al-Qur'an, berdzikir dan bershadaqah.
  10. Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang lain serta menjauhi perbuatan-perbuatan haram. Hendaknya ia menjaga shalat dengan menjalankannya tepat pada waktunya dan berjama’ah di masjid bagi kaum pria.
  11. Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang dapat menghapus pahala puasa seperti: berdusta, berbuat curang, menipu, riba/rentenir, berbicara yang haram dan sebagainya.Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa tidak meninggalkan perkataan sia-sia (palsu), perbuatan tak berguna dan kebodohan, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya (berupa) meninggalakan makan dan minumnya" (Muttafaq ‘alaih).

Thursday, September 22, 2005 

Sekelumit tentang Hurricane (1)

(Disarikan dari berbagai sumber)

Hurricane adalah siklon tropis dengan kecepatan angin yang melampaui 64 knot (118,5 km/jam, 33 m/detik, atau 74 mil/jam). Berputar berlawanan arah jarum jam di bumi belahan utara (BBU) dan searah dengan jarum jam di bumi belahan selatan (BBS). Istilah lain yang juga sama dengan Hurricane adalah Typhoon.

Siklon tropis sendiri adalah istilah umum untuk sistem tekanan rendah skala sinoptik di perairan daerah tropis atau sub-tropis yang dibarengi dengan adanya peristiwa konveksi dan angin permukaan siklonik. Selanjutnya, siklon tropis diklasifikasikan menjadi beberapa nama berdasarkan pada kecepatan angin permukaan yang terjadi, yaitu:
  1. Jika kecepatan angin kurang dari 17 m/detik (34 knot, 63 km/jam, atau 39 mil/jam), maka ia disebut depresi tropis (tropical depression).
  2. Jika kecepatan angin mencapai 17 m/detik (34 knot, 63 km/jam, atau 39 mil/jam), maka ia disebut badai tropis (tropical storm).
  3. Jika kecepatan angin melampaui 33 m/detik (64 knot, 118,5 km/jam, atau 74 mil/jam), maka ada beberapa nama untuknya (bergantung pada daerah terjadinya), yaitu:
    • Hurricane (di Samudera Atlantik bagian Utara, Samudera Pasifik bagian Timurlaut di sebelah timur garis tanggal, atau di Samudera Pasifik bagian Selatan di sebelah timur 160 Bujur Timur).
    • Typhoon (di Samudera Pasifik Baratlaut sebelah barat garis tanggal).
    • Siklon tropis kuat (di Samudera Pasifik bagian Baratdaya di sebelah barat dari 160 Bujur Timur atau Samudera Hindia bagian Tenggara di sebelah timur 90 Bujur Timur).
    • Badai siklonik kuat (Samudera Hindia bagian Utara).
    • Siklon tropis (di Samudera Hindia bagian Baratdaya).
Kata siklon yang digunakan dalam istilah di atas diambil dari bahasa Yunani "kyklos" yang berarti lingkaran atau roda.

Sebuah siklon tropis akan terjadi jika kondisi lingkungan seperti di bawah ini terpenuhi:
  1. Terdapat air laut yang hangat dengan temperatur sekitar 26,5 C hingga kedalaman tertentu (sekitar 50 meter). Air hangat inilah yang berperan sebagai "bahan bakar" bagi mesin pembangkit energi panas siklon tropis.
  2. Atmosfer yang mengalami pendinginan secara cepat terhadap ketinggian.
  3. Adanya lapisan yang relatif basah dekat troposfer bagian tengah (pada ketinggian 5 km).
  4. Jarak minimum terhadap ekuator setidaknya 500 km. Hal ini karena dalam pembentukan siklon, diperlukan gaya semu Coriolis untuk mengimbangi gradien tekanan. Tanpa adanya gaya Coriolis, daerah tekanan rendah tidak akan dapat terus dipertahankan.
  5. Adanya gangguan dekat permukaan dengan vortisitas dan konvergensi yang mencukupi. Siklon tropis tidak dapat terjadi dengan tiba-tiba, ia memerlukan suatu sistem dengan putaran dan aliran di dekat permukaan yang cukup besar.
  6. Shear angin vertikal yang rendah di antara permukaan dan bagian atas troposfer (kurang dari 10 m/detik). Shear angin vertikal adalah besar perubahan angin terhadap ketinggian. Shear angin vertikal yang besar akan mengacaukan atau mengganggu siklon tropis yang baru saja terbentuk atau mencegah terjadinya pembentukan siklon tropis. Jika siklon tropis telah terbentuk, shear angin vertikal akan memperlemah atau menghancurkan siklon tropis tersebut dengan mengganggu konveksi yang terjadi di pusat siklon.

 

Breaking News: Hurricane Rita

Rita rivals Katrina intensity
9/22/2005
The Guardian

"Tens of thousands of people along the United States Gulf Coast grabbed their most prized possessions, boarded up their homes and fled on Wednesday in the face of the onslaught from Hurricane Rita, a category-five storm that could rival Hurricane Katrina in intensity when it makes landfall this weekend."

Read the complete news

Rita is like a 'buzz saw'
Interview with Chad Myers, CNN's severe weather expert

MYERS: The hurricane is being driven today because it is on the south side of a high pressure system that is in the Midwest. That high pressure is acting like a little blocker, and it won't allow the hurricane to move north. The track will have to move around the periphery of that high before it can actually hit land.

Read the complete news

 

The Arctic and the Antarctic

Source: Schools On the Web

Some people make some mistakes when they talk about the pole region. Earth has 2 poles, north and south. North pole called Arctic and south pole called Antarctic. There are some similarities and differences between both the Arctic and the Antarctic. Have you known those similarities and differences?

Environment

Similarities:
  • They both have snow and ice.
  • They both have the northern and southern lights.
  • They are both freezing and they both have icebergs.
  • They both have blizzards and snow storms.
  • They both have the most arid places on Earth.
Differences:
  • The Arctic has trees but Antarctic does not.
  • Antarctica is a continent land mass but the Arctic is a sea with edges of other countries in the Arctic circle..
  • The Arctic has indigenous people and the Antarctic doesn't.
  • The Arctic has tundra but not the Antarctic.
Weather

Similarities:
  • In summer they both aren`t very warm but still quite warm.
  • They both are very cold and they both have blizzards.
  • They are both below -50 celcius.
Differences:
  • Antarctic has strong winds but the Arctic has mild winds.
  • Antarctica is colder and windier than the Arctic.
Animal and Plant Life

Similarities:
  • Killer whales can tackle elephant seals stingrays, dolphins, sharks and full-grown whales.
  • They both have mosses and lichens.
  • The Arctic and Antarctic both have seals.
  • They both have whales and birds.
  • They both have krill and fish.
Differences:
  • The Arctic has polar bears and the Antarctic does not.
  • The Antarctic has penguins and the Arctic doesn't.
  • The Antarctic has no trees.
  • The Arctic has Tundra with rich plant life in Spring and Summer.
  • Antarctic has algae but not the Arctic.
  • Antarctica has mainly calm animals but the Arctic has some fierce ones
Human Activity

Similarities:
  • Humans are found in both regions.
  • There are science stations in both Arctic and Antarctica.
  • Science stations are for weighing animals and other experiments..
  • They both have people now.
Differences:
  • The Arctic has Eskimos and Antarctica does not.
  • The Arctic has igloos and Antarctica does not.
  • Long ago, Laps and Eskimos used the northern polar region but nobody lived in the southern polar region.
  • There are towns in the Arctic but not in Antarctica - just research bases.
  • Antarctica wasn`t found for a long time when the Arctic was already found.
  • When the sea is free from the ice in summer in the Arctic the hunter goes after seals.
So now you know where you can find Penguin. (The answer is: "yes, in the Zoo!").

 

Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan (3)

Sumber: milis Media-Dakwah

Hal-hal yang membatalkan puasa

Hal-hal yang membatalkan puasa ada delapan, yaitu:
  1. Melakukan jima' (hubungan intim suami istri) pada siang hari Ramadhan bagi yang sedang berpuasa, maka wajib mengqadha' puasanya dan membayar kafarah mughallazhah (denda berat) yaitu dengan memerdekakan seorang hamba sahaya. Jika tidak mendapatkan hamba sahaya maka wajib baginya berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Dan jika tidak mampu, maka ia berkewajiban memberi makan enam puluh orang miskin.
  2. Mengeluarkan air mani dengan cara onani atau masturbasi, mencium, memeluk, merangkul dan lain-lainnya.
  3. Makan minum atau menghisap sesuatu, baik yang bermanfaat atau yang berbahaya seperti rokok.
  4. Menyuntikkan obat yang dapat mengenyangkan dan dapat menahan rasa lapar, karena melakukan itu berarti sama dengan minum. Sedang menyuntikkan obat yang tidak
  5. mengenyangkan, maka hal tesebut tidak membatalkan puasa, walaupun disuntikkan pada otot atau urat nadi, baik terasa di kerongkongan atau tidak.
  6. Keluar darah haidh dan nifas.Mengeluarkan darah dengan jalan hijamah (membekam) atau yang serupa. Sedang keluar darah dengan sendirinya atau karena mencabut gigi dan yang semisalnya, tidak membatalkan puasa, karena hal tersebut tidak termasuk dalam pengertian hijamah.
  7. Muntah disengaja, tetapi jika muntah tanpa disengaja atau dibuat-buat, maka tidak batal puasanya.
  8. Transfusi darah sebagai pengganti darah yang keluar, seperti seseorang yang sedang berpuasa terluka (kecelakaan dan sejenisnya) yang mengakibatkan keluarnya darah.

Wednesday, September 21, 2005 

Nobel Prize Games

I have visited an interesting website nobelprize.org and found some science games and simulations. Beside that, I found also the (auto) biographies of all Nobel prize winners and some interesting articles. Well, very good for me, that will increase my knowledge.

So far I know just a view Nobel Prize winners like Albert Einsten, Max Planck, Röntgen, Fermi, Pauli, Desmond Tutu, Dalai Lama, Bishop Belo, and Ramos Horta (well, Belo and Horta is the most famous East Timor's leader at that time when East Timor is still the province of Indonesia).

Below is the short history of Nobel Prize that I quoted from that site:
The Nobel Prize is the first international award given yearly since 1901 for achievements in physics, chemistry, physiology or medicine, literature and peace. In 1968, the Sveriges Riksbank (Bank of Sweden) instituted the Prize in Economic Sciences in memory of Alfred Nobel, founder of the Nobel Prize. Each prize consists of a medal, personal diploma, and prize amount.

I am sure you will like this website and also want to have some funs with playing the games. Don't wait too long, just click this link. Have a nice learning by surfing!

 

Fridtjof Nansen

Fridtjof NansenMembaca blognya Ben Saunders tentang ekspedisinya ke kutub utara, saya jadi ingat dengan seorang tokoh oseanografi yang menjadi salah satu pionir dalam ekspedisi kutub utara. Beliau adalah Fridtjof Nansen, pria berkebangsaan Norwegia, seorang penjelajah benua Artik, ilmuwan, negarawan dan humanitarian. Keberagaman akan hal yang dilakukannya terlihat dari hasil karyanya yang mencakup Eskimo Life (1893), Closing-Nets for Vertical Hauls and for Vertical Towing (1915), Russia & Peace (1923), dan Armenia and the Near East (1928).

Perjalanan pertamanya ke Artik dilakukan pada tahun 1882, dan sekembalinya dari perjalan tersebut beliau menjadi kurator koleksi sejarah alam di Museum Bergen. Pada tahun 1888 bersama kelompoknya, beliau membuat sebuah memorabilia perjalanan melintasi Greenlad dengan ski, yang dijelaskannya dalam First Crossing of Greenland (1890).

Beliau memiliki angan-angan yang aneh dan mengherankan, yaitu mencapai kutub utara dengan "menumpang" di es yang mengapung di basin kutub. Untuk itu, beliau melakukan pelayaran ke Artik pada tahun 1893 di dalam Fram yang didesain khusus untuk tahan terhadap benturan es (ekspedisi Fram). Fram tersebut ditambatkan pada es yang mengapung pada posisi 83o59′ LU, menuju 85o57′ LU, dan pada tahun 1896 kembali dengan selamat (meskipun tidak mencapai kutub) di Norwegia, seperti yang sudah diperkirakan Nansen sebelumnya. Pada tahun 1895 beliau meninggalkan kapalnya tersebut dan mengatur rencana baru untuk melengkapi perjalanannya ke kutub dengan "geretan" (sledge, apa ya bahasa Indonesianya yang baik dan benar?). Namun demikian beliau hanya bisa mencapai posisi 86o14′ LU akibat kondisi es yang membelok.

Meskipun beliau ataupun kapalnya tidak bisa mencapai kutub, namun ekspedisi yang telah dilakukannya memberikan informasi yang sangat berharga bagi dunia tentang Artik dan membuat beliau terkenal di seluruh dunia. Beliau telah membuktikan bahwa laut yang membeku berada di sekitar kutub dan memenuhi basin kutub.

Dengan informasi oseanografi, meteorologi, diet dan nutrisi yang sangat lengkap ini, Nansen telah meletakkan dasar bagi kegiatan di Artik pada masa selanjutnya. Farthest North, laporan penjelajahannya yang brilian, hadir dalam terjemahan bahasa Inggris pada tahun 1897. Bahan-bahan ilmiah ekspedisinya dipublikasikan pada The Norwegian North Polar Expedition (diedit oleh Nansen, 6 volume, 1900-1906). The Nansen Fund untuk riset saintifik didirikan untuk menghormatinya. Di Universitas Royal Frederick, Christiania (sekarang Oslo), beliau menjabat sebagai profesor zoologi (1897) dan oseanografi (1908).

Karir beliau dalam bidang kenegaraan dimulai tahun 1905, ketika beliau bekerja dalam rangka pemisahan Norwegia dari Swedia secara damai. Berkat jasanya, beliau diangkat menjadi menteri pertama Norwegia untuk Inggris Raya (1906-1908). Pada tahun 1910 beliau diangkat menjadi direktur pada komisi internasional untuk mempelajari laut dan beliau membuat beberapa perjalanan ilmiah, terutama di Antlantik Utara (1910-1914).

Kegiatan humanitar beliau dimulai pasca perang dunia ke-1. Ditunjuk sebagai komisi tinggi untuk pengungsi Liga Bangsa-bangsa (kini PBB), mengantarnya menerima hadiah Nobel pada tahun 1922. Liga Bangsa-bangsa sendiri memberinya penghormatan dengan mendirikan Nansen International Office for Refugees pada tahun 1931. Sebagai penghormatan terhadap ayahnya, Odd Nansen mendirikan The Nansen Help pada tahun 1937.

Beliau wafat pada tanggal 13 Mei 1930 dan dikebumikan tepat pada hari kemerdekaan Norwegia, 17 Mei.

bahan bacaan:

 

History of toilet paper

Source: toiletpaperworld.com

Sometime I was so curious with the history of the toilet paper, especially when I use it :) Then I try to use google to search it today. I use the keywords: sanitary tissue+history+toilet paper, and I found this site! Very interesting...

What did people use before toilet paper was invented?
  • Newsprint, paper catalogue pages in early US
  • Hayballs, Scraper/gompf stick kept in container by the privy in the Middle Ages
  • Discarded sheep's wool in the Viking Age, England
  • Frayed end of an old anchor cable was used by sailing crews from Spain and Portugal
  • Medieval Europe- Straw, hay, grass, gompf stick
  • Corn cobs, Sears Roebuck catalog, mussel shell, newspaper, leaves, sand- United States
  • Water and your left hand, India
  • Pages from a book, British Lords
  • Coconut shells in early Hawaii
  • Lace was used by French Royalty
  • Public Restrooms in Ancient Rome- A sponge soaked in salt water, on the end of a stick
  • The Wealthy in Ancient Rome-Wool and Rosewater
  • French Royalty-lace, hemp
  • Hemp & wool were used by the elite citizens of the world
  • Defecating in the river was very common internationally
  • Bidet, France
  • Snow and Tundra Moss were used by early Eskimos

First toilet tissue:
  • China…AD 1391 - The Bureau of Imperial Supplies began producing 720,000 sheets of toilet paper a year, each sheet measuring two feet by three feet. For use by the Emperors.
  • USA…1857 - New Yorker Joseph C. Gayetty produced the first packaged bathroom tissue in the United States in 1857. The Gayetty Firm from New Jersey produced the first toilet paper named "The Therapeutic Paper". It contained an abundance of aloe, a curative addition. The company sold it in packs of 500 sheets for fifty cents, and Joseph Gayetty had his name printed on each sheet!

Early Marketing

The roll did not easily fit into the consumer market at first. At the time, society did not speak of the subject frequently. It was quite 'unmentionable" to talk about this product in the conservative, Victorian era. However, during this time indoor plumbing was improving and the public had a desire for better hygiene.

 

Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan (2)

Sumber: milis Media-Dakwah

Beberapa perkara yang tidak membatalkan puasa

Jika seseorang melakukan sesuatu perbuatan yang membatalkan puasa disebabkan lupa atau tidak mengerti atau pun tidak sengaja, maka puasanya tidak batal.

dasar:
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah." (QS.al-Baqarah:286)

"Dan tiada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja di hatimu." (QS. al-Ahzab:5)

Jika orang yang sedang berpuasa makan dan mimun karena ia yakin bahwa matahari telah terbenam, maka puasanya tidak batal; dan tidak batal pula puasa orang yang makan dan minum karena yakin bahwa fajar belum terbit (padahal yang sebenarnya waktu sahur telah habis, red).

Jika orang yang sedang berpuasa berkumur, lalu masuk sebagian air ke dalam tenggorokannya tanpa sengaja, maka puasanya tidak batal. Dan tidak batal puasa seseorang yang ketika tidur bermimpi (hingga keluar mani), karena tidak ada nash yang menyatakan hal tersebut batal.

Tuesday, September 20, 2005 

Magic Card

Today Hasna brings home a new game. She got this game from her school. This game is about how to learn numbers and have fun. She has 6 cards with number and called as magic cards. The range of the numbers are between 1 until 63 and not all of the numbers are exist at each card. Look at the figure below for detail.

click to enlarge
She asks me to choose a number between 1 until 63, but don't say to her the number I have choosen. After that, she gives me some questions: "Is your number in the card number 1 (2,3,4,5,6 respectively) ?" After I answer her questions, she will think for a seconds and than give me the number I have choosen.

"Wow! you are right Hasna! How can you do that?"

She is very happy and then gives me an explanation how to play the magic cards:

"Add the first number of each card if the answer of the question is "YES" and ignore the cards with "NO" answer. The number you get is the answer of the secret number you have choosen".

For example: I choose 25 as the secret number. This number can be found at cards number 1, 4, and 5. The first number of those cards are 1, 8, and 16 respectively. Add them together: 1+8+16=25.

Wow, it is so fun! the children enjoy this game and also can explain the technic how to solve the problem completely! I think this is a good technic to make children like mathematics.

So, this is one fact: mathematics is not a nightmare! very easy and makes some funs! Do you want to try some fun mathematics on line? just click here!

 

Some interesting articles out there

Some facts about the solar & lunar calendar

Source: Ummah.com

1. The Lunar Calendar day starts just after sunset and completes at sunset next day, whereas the solar calendar day starts just after midnight and completes at midnight next day.

2. A lunar calendar month can be of 29 or 30 days (six months of 29 days and six months of 30 days) whereas the solar month of February is of 28 days (except leap years when it is 29 days), four solar months are of 30 days (April, June, September and November) each and the remaining seven months are of 31 days each.

The solar calendar consists of 365 days or 366 days in a leap year. Each lunar calendar is of 354 days. A lunar year is 11 days shorter than a solar year. That is why Ramadan starts 11 days earlier.

>> Read the rest of the article


Ramadan in history

by Dr. Abdullah Hakim ,Canada

All praises to Allah, Lord of the worlds. He who revealed in His Glorious Qur'an, "O you who believe, fasting is prescribed for you as it was prescribed for those who came before you that you may keep your duty to your Lord (having taqwa)," (2:185). And may blessings and peace of Allah be upon His last Messenger Muhammad ibn Abdullah, forever.

O you who believe, Ramadan is a sacred month wherein Almighty Allah is constantly testing His creation and giving humanity the opportunity to achieve infinite, endless Bliss. Fasting is a complete purification and a means to developing the consciousness of Allah's presence. The consciousness of Allah (Taqwa) is a protection against the schemes of Shaitan, and the suffering of this world. Allah has informed us that, "Whoever keeps his duty to Allah (has taqwa), He ordains a way out for him and gives him sustenance from where he imagines not. And whoever trusts in Allah, He is sufficient for him. Surely Allah attains His purpose. Allah has appointed a measure for everything." (65:2)

Many Muslims today have a misconception about fasting and the activities of a fasting person. They go into a state of semi-hibernation, spending most of their daylight hours in bed. If they fear Allah, they wake up for prayer, but then return to sleep immediately. This unnatural sleep makes them become lazy, dull-witted and often cranky.

>> Read the rest of the article


Sighting possibilities for Ramadan 1426

Source: MoonSighting.com

The birth of moon is on Monday October 3, 2005 at 10:28 Universal Time. On Oct 3, this moon is going to be 15 hours old on West coast of USA, and still impossible to see because it is in the Southern Hemisphere. It is too low on the horizon in North America and will set in 5 to 14 minutes after sunset. It cannot be seen in North America, it cannot be seen in Eastern part of the world on October 3. On October 4, it will be visible in most of the world except most of Asia and Europe, where it will be 24 to 31 hours old and less than 2 degrees above the horizon, still not visible. In Europe and most of Asia, it can be seen even on October 5, when it will be 48 to 55 hours old. Accordingly, the first day of Ramadan will be on Wednesday, October 5, 2005 for most of the world, Insha-Allah.

>> See the MoonCalc result...

 

Why do we fast ?

Source: Ummah.com

It is from the nature of humans to ask and to wonder why they do things. Muslims do things to please Allah, and they can please Allah only by obeying Him and practicing His religion.

Allah says in the meaning of : "O you who believe, fasting has been prescribed for you as it has been prescribed for people before you so that you will (learn how to) attain Taqwa" (Qur'an, al-Baqarah, 2:183)

Ibn 'Umar reports that Allah's Messenger said: Islam is based on (the following) five (principles):

1. To testify that none has the right to be worshiped but Allah and Muhammad is Allah's Messenger.
2. To offer the (compulsory congregational) prayers dutifully and perfectly.
3. To pay Zakat (i.e. obligatory charity) .
4. To perform Hajj. (i.e. Pilgrimage to Mecca)
5. To observe fast during the month of Ramadan. [Bukhari]

Abu Huraira narrates that one day while Allah's Messenger was sitting with the people, a man came to him walking and said, "O Allah's Messenger. What is Belief?" The Prophet said, "Belief is to believe in Allah, His Angels, His Books, His Apostles, and the meeting with Him, and to believe in the Resurrection." The man asked, "O Allah's Apostle What is Islam?" The Prophet replied, "Islam is to worship Allah and not worship anything besides Him, to offer prayers perfectly, to pay the (compulsory) charity i.e. Zakat and to fast the month of Ramadan." [The narration of Muslim has Hajj as well]. The man again asked, "O Allah's Apostle What is Ihsan (i.e.. perfection or Benevolence)? The Prophet said, "Ihsan is to worship Allah as if you see Him, and if you do not achieve this state of devotion, then (take it for granted that) Allah sees you." .... Then the man left. The Prophet said, "Call him back to me." They went to call him back but could not see him. The Prophet said, "That was Jibreel (Gabriel) who came to teach the people their religion." [Bukhari]. (Note that there are other narrations of this hadith, I took here one from Bukhari)

Since Islam means submission to Allah, we have no other choice but to submit ourselves to Allah and obey His commandments. It is from the mercy of Allah towards us that while He prescribed on us fasting He also showed us the greatness of fasting in this world and in the hereafter to make it beloved to us.

 

Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan (1)

Sumber: milis Media-Dakwah

Golongan manusia dalam berpuasa

Puasa diwajibkan kepada setiap muslim, baligh, mampu dan bukan dalam keadaan musafir (bepergian).

Orang kafir tidak diwajibkan berpuasa. Jika ia masuk Islam, tidak diwajibkan mengqadha’ (mengganti) puasa yang ditinggalkannya selama ia belum masuk Islam.

Anak kecil di bawah usia baligh tidak diwajibkan berpuasa, tetapi dianjurkan untuk dibiasakan berpuasa.

Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak dituntut untuk mengganti puasa dengan memberi makan, walau pun sudah baligh. Begitu pula orang yang kurang akalnya dan orang pikun.

Orang yang sudah tidak mampu untuk berpuasa karena sakit atau berusia lanjut, wajib menggantinya dengan memberi makan satu orang miskin (membayar fidyah) setiap hari selama bulan Ramadhan.

Bagi seseorang yang sakit dan penyakitnya masih ada kemungkinan untuk dapat disembuhkan, jika ia merasa berat untuk menjalankan puasa, maka dibolehkan baginya tidak berpuasa, tetapi harus mengqadha'nya setelah sembuh.

Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui, jika dengan puasa ia merasa khawatir terhadap kesehatan dirinya dan anaknya, maka dibolehkan tidak berpuasa dan kemudian mengqadha'nya di hari yang lain.

Wanita yang sedang dalam keadaan haidh atau nifas, tidak boleh berpuasa dan harus mengqadha'nya pada hari yang lain.

Orang yang terpaksa berbuka puasa karena hendak menyelamatkan orang yang hampir tenggelam atau terbakar, maka ia mengqadha' puasa yang ditinggalkan itu pada hari yang lain.

Bagi musafir boleh memilih antara berpuasa dan tidak berpuasa. Jika memilih tidak berpuasa, maka ia harus mengqadha'nya di hari yang lain. Hal ini berlaku bagi musafir sementara, seperti berpergian untuk melaksanakan umrah, atau musafir tetap, seperti sopir truk dan bus (luar kota), maka bagi mereka boleh tidak berpuasa selama mereka tinggal di daerah (negeri)
orang lain dan harus mengqadha'nya.

 

Ultah

Kamis minggu lalu, adalah hari ulang tahun istri saya, ibunya Hasna. Sehari sebelum ulang tahun, Hasna membelikan seikat bunga mawar untuk ibunya. Dan hari Minggu lalu, bunga mawar hadiah ulang tahun dari Hasna itu dipakai oleh Hasna sendiri untuk "mandi kembang", berendam di dalam bath tube yang ditaburi bunga mawar. Seperti orang yang mau jadi penganten katanya.

Seminggu sebelumnya, Hasna juga sudah membuat sebuah kartu ucapan. Sayangnya, kartu ucapan itu lupa untuk diberikan pas hari ulang tahun. Baru keinget dan diberikan ke ibunya hari Minggu kemarin. Ini dia kartu ucapan itu:

Image hosted by Photobucket.com

Monday, September 19, 2005 

Kutu Rambut

turut berduka citaJaman saya dulu tinggal di desa, biasanya suka ngelihat kegiatan yang bikin senyum. Ibu-ibu atau perempuan yang duduk-duduk di bawah pohon, ngerumpi sambil cari kutu di rambut kepala. Waktu itu, kutu rambut memang sudah menjadi hal yang biasa. Dan mencari kutu adalah juga hal yang biasa, sambil berinteraksi dengan sesama tetangga.

Tapi siapa sangka, ketika saat ini saya tinggal di sebuah negara yang maju dan modern, saya menemukan anak saya ketularan kutu rambut dari sekolah atau tempat penitipan anak. Awalnya, kita tak menduga sama sekali tentang hal ini. Tapi melihat Hasna suka garuk-garuk kepala, kami pun jadi penasaran untuk memeriksanya. Dan ternyata, kepalanya sudah jadi sarang kutu. Akhirnya istri saya pergi ke apotek untuk membeli obat kutu rambut dan dioleskan ke kepala kami bertiga dan dibiarkan semalaman.

Sekali bersih dari kutu rambut, bukan berarti aman untuk seterusnya. Beberapa bulan kemudian ketika kami periksa lagi, ternyata Hasna kembali tertular kutu rambut. Dan terpaksa kami harus sama-sama memakai obat kutu rambut lagi. Begitu seterusnya dan berulang sampai beberapa kali. Yang menjadi masalah, obat kutu rambut harganya cukup mahal, jadi kalau sering-sering beli juga bisa berabe dan mengganggu APBK (Anggaran Pendapatan dan Belanja Keluarga). Akhirnya, untuk menghemat anggaran, pas kebetulan ada saudara mau datang ke Jerman untuk Post-Doc, kami titip untuk dibawakan Peditox, obat kutu rambut made in Indonesia.

Sebenarnya di sekolah Hasna sudah ada aturan, kalau ada anak yang terkena kutu rambut, maka dia tidak boleh pergi ke sekolah sampai kutunya dibasmi. Tapi kadang-kadang, banyak juga dari mereka yang bandel (orang tuanya) sehingga epidemi kutu rambut tak pernah benar-benar hilang. Makanya, tidak heran kalau di sekolah atau tempat penitipan anak saya, selalu ada pengumuman tentang kutu rambut ini. Bahkan, pernah sekali waktu, semua anak diperiksa dengan teliti rambutnya. Di TV pun, salah satu iklan yang sering saya lihat adalah iklan obat kutu rambut!

Gambar di atas adalah salah satu kutu rambut made in Germany yang sudah berkembang biak dengan sukses di kepalanya Hasna dan berhasil dijepret dengan sukses oleh kameranya kangtustel.

 

Panekuk Papa

Pagi ini harus berperan jadi koki, soalnya Hasna minta dibawain bekel Panekuk Papa. Bahannya sederhana, tepung, bubuk coklat, gula pasir, telur dan susu. Takarannya? proporsional aja. Semua bahan dicampur dan diaduk sampai rata jadi adonan agak encer dan dimasak pakai wajan teflon jadi lembaran-lembaran tipis bundar. Selanjutnya, olesi Nutela dan digulung.

Nama Panekuk Papa adalah pemberian dari Hasna. Sementara itu resepnya kreasi sendiri (maksudnya: nggak pake ngelihat-lihat buku resep gitu lho!) dan "tercipta" tanpa sengaja. Kreasi pertama kali waktu itu, masih amburadul. Semakin membaik (rasa dan bentuknya) berdasarkan pengalaman yang ada. Maka dari itu banyak orang yang setuju: "pengalaman adalah guru yang terbaik".

Soal bekal ke sekolah, setiap pagi kita harus menyiapkan bekal untuk Hasna ke sekolah. Menunya berbeda-beda dan tergantung permintaan Hasna. Kadang pizza, chicken nugget+kentang goreng, croissant, kue-kue bikinan Mutiara, dan Panekuk Papa. Biasanya, sehari sebelumnya kita sudah tanyakan bekal untuk besok, jadi kalau ada permintaan yang perlu persiapan ekstra nggak masalah.

Sunday, September 18, 2005 

Photoblogring

Akhirnya, kangtustel, blog saya yang dikhususkan untuk memuat foto-foto (photoblog), masuk juga di Photoblogring setelah menunggu selama seminggu. Harapannya, semoga makin banyak yang ngakses biar tambah semangat nyari objek-objek menarik yang bisa dijepret sama tustel saya. Apalagi di Hamburg ini banyak sekali objek-objek menarik.

Di lemari, saat ini sudah banyak foto-foto yang nunggu di-scan dan di-posting ke blog itu. Foto-foto selama 2 tahun tinggal di Hamburg. Maklum, belum bisa beli kamera digital nih, uangnya belum cukup... :D

Image hosted by Photobucket.com

Saturday, September 17, 2005 

Google AdSense

Penasaran, pingin coba Google AdSense, kira-kira bisa menghasilkan uang apa nggak ya? hehehe... Kayaknya sih nggak, wong blog saya paling yang ngunjungin cuman beberapa gelintir blogger yang sudah biasa saling mengunjungi aja. Ditambah lagi, isinya Bahasa Indonesia dan nggak mutu lagi... hehehe...

Yang bikin susah dari pemasangan Google AdSense ini sebenarnya pemilihan tempat, mau dimana ya dipasang iklannya? Soalnya mesti ada sedikit usaha merubah template yang ada. Sayangnya, saya tipe orang yang kurang bisa berimprovisasi dalam urusan mendesain dan merubah template, ditambah lagi tidak punya jiwa seni buat masang iklan yang strategis dan enak dilihat mata... Wis, pokoknya nggak mutu lah!

Ya, saya coba aja deh. Kalau nanti saya merasa terganggu dengan iklan-iklan yang ada, ya tinggal dihapus aja toh... Kata Gus Dur juga: "gitu aja koq repot!"

Ngomong-ngomong, gimana ya kabarnya Gus Dur? Sudah lama nih nggak ndenger kabarnya. Salam aja deh kalau ada pembaca postingan ini yang kebetulan tetanggaan sama Gus Dur. Salam kompak (kaya acara request lagu di radio aja...).

*update*
Ribet juga kalau udah berurusan dengan rubah-merubah template. Hasilnya ok di Firefox, eh ternyata nggak cukup ok di IE. Jadinya saya mesti "berpikir keras" gimana supaya di kedua "alat penjelajah" itu tampilan blog saya bisa "lumayan ok".

Untung ada mas google, jadi kalau ada pertanyaan di benak tentang bagaimana caranya mengatasi permasalahan "penampilan" ini, ya tinggal search aja dengan kata kunci yang dimaui. Kayaknya sih sekarang tampilannya udah lumayan ok di kedua software itu. Semoga!

*update lagi*
Well, ternyata kalau isi blog pake Bahasa Indonesia, iklan yang nongol cuman iklan layanan masyarakat. Saya coba bereksperimen dengan 3 blog yang saya punyai, blog ini, oseanografi, dan kangtustel. Dua blog pertama menggunakan Bahasa Indonesia (yang oseanografi khusus diisi dengan artikel yang berhubungan dengan bidang oseanografi), sementara blog ke-3 menggunakan Bahasa Inggris (khusus untuk koleksi foto-foto saya). Ternyata, iklan yang muncul di blog berbahasa Inggris lebih bervariasi dan bukan melulu iklan layanan masyarakat, sementara itu di blog dengan artikel berbahasa Indonesia yang muncul hanya banner iklan layanan masyarakat :D

Kesimpulannya, bener seperti pesan yang ditulis Ozzie, setidaknya saya harus bikin blog berbahasa Inggris supaya Google AdSense bisa menghasilkan Euro atau Dolar yang signifikan dan bukan hanya $0.0 aja! Nah, sekarang saya sedang mencoba mempelajari trik-trik tentang bagaimana memaksimalkan Google AdSense dari AdSense-ID Forum. So, I should learn how to be a Google AdSense expert! ;)

Thursday, September 15, 2005 

Trik Bisnis kah?

Baca di koran, efek kenaikan BBM membuat makin banyak orang yang kesusahan hidupnya. Ada yang makan nasi basi, ada yang memberi sakarin sebagai pengganti susu buat anaknya, banyaknya PHK dan lain sebagainya. Menyedihkan...

Yang lebih menyedihkan, kenapa berita seperti ini turun hanya ketika ada sesuatu yang hendak digugat dan dipersoalkan? dan kemudian hilang ditelan bumi hingga tiba siklus berikutnya.

Ya, berita ini kembali muncul ke permukaan dalam rangka menggugat dan mempersoalkan rencana kenaikan kembali harga BBM oleh pemerintah dalam waktu dekat ini.

Berita ini memberikan kesan kepada saya bahwa kemiskinan ternyata telah dijadikan komoditas dalam berbagai macam cara, bentuk dan oleh berbagai pihak termasuk media massa. Apa yang dilakukan media massa ketika isu kenaikan BBM tidak mencuat? Pernahkah muncul setiap harinya berita tentang kemiskinan dan penderitaan? Mungkin ada, tapi hanya sebatas di surat pembaca dan bukan berita utama.

Ujung-ujungnya ternyata bisnis melatarbelakangi ini semua. Isu kenaikan BBM akan semakin menarik minat pembaca surat kabar atau penonton televisi jika di dalam berita disodorkan sebuah fenomena yang bisa dikaitkan dengan isu yang ada. Trik dalam berbisnis, itu istilah kerennya. Menaikkan jumlah oplah dan rating. Menyedihkan...

Mungkin dugaan saya salah, tapi itulah fakta yang bisa saya baca...

Semoga saya keliru adanya...

 

Hidup

Dilihat dari sudut pandang manusia,
hidup memiliki banyak ragam penafsiran dan arti,
sama beragamnya dengan manusia itu sendiri

Di mata mereka yang haus kekuasaan,
hidup adalah mengejar dan merengkuh kekuasaan,
bagaimanapun caranya dan dimanapun adanya
mungkin...

Di mata mereka yang haus kekayaan,
hidup adalah untuk berburu materi dan menumpuknya,
menyimpannya dalam pundi-pundi yang tak boleh disentuh,
bahkan oleh keluarganya sendiri
mungkin...

Di mata mereka yang berpikiran rumit,
hidup adalah suatu yang sangat rumit,
sama rumitnya dengan pemikiran mereka sendiri
mungkin...

Di mata mereka yang beriman,
hidup adalah sebuah ujian yang sangat berat,
ada jalan lurus yang harus ditempuh,
namun banyak jalan berliku yang sanggup menggoda,
dan menyeret mereka larut ke dalamnya jika tidak waspada
mungkin...

Setiap kita punya pendapat dan pandangan tentang hidup,
mungkin ada yang sama, tapi banyak juga yang berbeda
karena pikiran manusia memang berbeda...
dan memang boleh untuk berbeda!

Adakah aturan baku "bagaimana hidup itu sebenarnya?"
dalam pemikiranku, aturan baku akan selalu ada,
sama halnya jika manusia "mencipta" sebuah benda,
pasti ada sesuatu yang dibebankan dan ditugaskan pada benda itu,
yang tertulis dalam buku manualnya,
sesuai fungi, bermanfaat ia
tak sesuai fungsi, ia jadi tak berguna,
atau kurang berguna...

Begitulah pula manusia sebenarnya,
ia punya beban dan tugas,
dan ada pula buku manualnya,
yang tertulis dalam kitab suci,
yang dibuat oleh penciptanya,
dan dikabarkan oleh utusan-Nya

Satu "kemurahan" sang pencipta manusia,
meski ada beban dan tugas dalam diciptanya manusia,
manusia diberi "kebebasan": patuh atau mengingkarinya,
itulah tantangan terberat manusia: mengendalikan diri sendiri,
ia "berkuasa" atas dirinya: menjadi berguna atau tak berguna, patuh atau tak patuh,
dan seterusnya, dan seterusnya...

Ada sebuah kiasan,
yang sebenarnya aku tak sepaham:
"wong urip kui ger mampir ngombe"
"hidup manusia itu cuman mampir minum"
yang berkonotasi: hidup terlalu dianggap santai,
meski maksud yang terkandung di dalamnya:
"hidup ini hanya sebentar"

Memang hidup hanya sebentar,
batas maksimum era kini, tak lebih dari 100 tahun,
sangat sayang jika hanya untuk mampir minum,
apalagi kalau yang diminum air api,
mungkin...

Tuesday, September 13, 2005 

Foto memoto

Salah satu kegemaran saya (kadang-kadang kalau lagi mood) adalah memoto. Sebenarnya sudah banyak obyek yang saya foto dengan kamera andalan dan kesayangan saya Canon EOS 500N yang saya beli di Trondheim, Norwegia tahun 1998. Dan hasil jepretan ini sudah tersusun dalam cukup banyak album yang sebagian besar ditinggal di Indonesia.

Saya sendiri sebenarnya tidak begitu memahami tentang tekhnik fotografi dan memang malas untuk mencoba memahaminya secara serius karena saya pikir kamera yang saya punyai sudah full otomatis, jadi biarkanlah ia bekerja secara otomatis sesuai "kodratnya" dan tinggal bagaimana saya bisa mencari objek yang menarik untuk difoto. Memang, karena ketakperdulian saya pada tekhnik fotografi, hasil yang didapat tidak sepenuhnya maksimal, terutama dalam hal pengaturan cahaya. Jadi, wajar saja kalau hasilnya dibandingkan dengan foto profesional akan terlihat "nggak level" karena banyak kekurangannya. Apa mau dikata, suka "memoto" tapi tidak mau belajar cara "memoto" yang baik dan benar, itulah akibatnya.

Dengan berkembangnya teknologi digital saat ini, sebenarnya saya ingin sekali bisa membeli kamera digital menggantikan kamera lama saya. Hanya saja, saya masih belum tega untuk membelinya, karena setidaknya saya harus membeli kamera digital yang lebih bagus dari kamera lama (atau setidaknya sama). Hasil pencarian di internet menunjukkan bahwa harga minimal kamera yang dapat memenuhi keinginan saya ini adalah 600 Euro.

Sebenarnya banyak sekali kamera digital murah yang tersedia di pasaran dengan harga di bawah 100 Euro, terutama yang berjenis kamera saku. Hanya saja, saraf motorik saya ternyata terlalu jelek untuk kamera yang ringan-ringan, sehingga ketika menekan tombol dalam mengambil gambar seringkali terjadi goyangan yang mengakibatkan kualitas gambar yang jelek.

Buat yang ingin melihat beberapa hasil jepretan saya, silahkan klik di sini. Setelah kemarin saya kirim gambar-gambar dengan tema bunga, hari ini saya mengirimkan gambar dengan tema bangunan dan pemandangan, oleh-oleh dari perjalanan musim panas ke Italia dan musim dingin ke Austria tahun lalu dengan menggunakan paket perjalanan murah meriah tapi mewah.

Monday, September 12, 2005 

Bunga

Shakespeare pernah berkata:

"Setangkai mawar akan tetap mawar, harum baunya dan indah bunganya kendati namanya diganti dengan yang lain"

Sementara saya pun berkata:

"Bunga akan tetap indah dan menawan hati, tak perduli siapa yang mengabadikannya dan kamera apa yang digunakannya"

Nggak percaya? lihat contoh gambar bunga di bawah ini dan selebihnya di sini.

Sunday, September 11, 2005 

Karnaval Kebudayaan di Hamburg

Hari Sabtu, 10 September 2005 Hamburg mengadakan karnaval kebudayaan yang menampilkan kebudayaan dari negara para pendatang (auslaender) yang tinggal dan bekerja di Hamburg. Mereka berasal dari Asia, Amerika Selatan, Afrika dan juga Eropa. Dari Asia tampil kebudayaan dari Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Cina. Sedangkan dari Eropa tampil kebudayaan dari Portugal dan ada juga dari negara Eropa Timur yang saya tidak tahu namanya. Saya juga lupa peserta dari Afrika. Dan negara-negara dari Amerika Selatan sendiri merupakan peserta yang paling banyak dalam karnaval ini. Tampil di antaranya kebudayaan dari Bolivia, Kolumbia, Peru, Mexico, dan Brazil.

Rombongan Indonesia dalam karnaval ini menampilkan Reyog Ponorogo sebagai andalannya. Disamping itu ada juga kuda lumping, tari Merak dan tarian dari Betawi. Sayangnya, penampilan mereka kurang atraktif, terutama Reyog Ponorogonya. Mungkin karena yang bagian pegang reyog bukan penari reyog beneran ya, jadi nggak tahu gimana maininnya. Penari kuda lumpingnya juga hanya jalan aja, nggak menari-nari.

Rombongan kebudayaan dari Indonesia dengan andalannya Reyog Ponorogo

Peserta paling atraktif adalah dari Bolivia dengan jumlah artis pendukung paling banyak. Sepanjang karnaval mereka tidak lelah terus bergoyang dan menari diiringi musik latin yang ceria. Akibat begitu atraktifnya mereka, saya jadi nggak abis-abisnya terus menshoot mereka dengan handycam yang saya bawa. Sialnya, karena terlalu boros ngeshoot mereka, batere handycam keburu habis sebelum bisa ngeshoot rombongan terakhir yang ternyata merupakan rombongan terpanas.

Yang bikin panas dari rombongan terakhir ini adalah para penari wanitanya semua menggunakan bikini yang hot! plus goyangannya yang menggetarkan dunia. Weleh-weleh, cuaca yang sudah panas saat itu jadi semakin panas aja dengan penampilan mereka. Musik pengiringnya juga sangat menghentak, membuat badan saya jadi ingin ikut bergoyang. Hanya saja, anak saya Hasna paling malu kalau ngelihat bapaknya udah mulai "gila" ikutan bergoyang. Makanya dia langsung pegang saya kuat-kuat ketika ngelihat saya mulai "kambuh" supaya nggak bisa ikut bergoyang. Padahal, biasanya kalau nonton acara kayak gini, saya suka ikutan bergoyang dan juga teriak-teriak...

Ibu-ibu dari Bolivia yang terus semangat bergoyang

Terakhir, buat yang mau melihat gambar-gambar karnaval kebudayaan di Hamburg ini, silahkan ke sini, ada beberapa yang sudah saya upload.

Friday, September 09, 2005 

Chiklit

Liburan musim panas kemarin istri dan anak saya pulang ke Indonesia. Sebelum kembali ke Hamburg, saya minta tolong dibelikan buku bacaan dalam Bahasa Indonesia sejenis novel untuk bisa dijadikan teman bacaan ketika saya naik S- atau U-Bahn. Lumayan daripada bengong, dan akan lebih baik daripada saya harus membaca textbook yang tebal dan berat. Salah satu dari bacaan yang dibelikan istri saya tersebut adalah sebuah chicklit atau chick literature, yang kalau saya baca dari literatur yang ada merupakan karya tulis yang kebanyakan dibuat oleh wanita dan untuk wanita.

Chicklit ini sebenarnya pesanan saya, karena saya baca di banyak blog sepertinya ia sedang populer di tanah air sana. Jadi kepingin tahu juga seperti apa gerangan chicklit itu dan bagaimana rasanya membacanya. Ternyata... terlalu ringan rasanya. Ibaratnya seperti minum kopi encer atau kopi yang airnya kurang panas, kadar kafeinnya kurang terasa. Mungkin saja saya salah merasa atau mungkin juga chicklit yang saya pilih masuk pada klasifikasi bad chicklit karena menurut chicklitbooks.com, chicklit itu banyak ragam kualitasnya.

Pada artikel di web itu dinyatakan bahwa banyak pembaca yang mengkategorikan chicklit sebagai bacaan sampah, meskipun -menurut penulis artikelnya- tidak demikian sebenarnya karena banyak juga chicklit yang bagus.

Tapi saya tidak kapok dan menyesal sudah membaca chicklit yang saya pesan. Setidaknya saya menjadi tahu seperti apa sebenarnya chicklit. Mungkin saya perlu membaca beberapa chicklit lagi untuk bisa merasakan rasanya lebih dalam lagi. Ada yang mau berbagi chicklit?

Thursday, September 08, 2005 

Hasna Kecil


HasnaNabilah, originally uploaded by agusset.

Foto ini diambil dari album foto milis imaginet (milisnya mahasiswa gm-itb angkatan '89). Hasna waktu masih imut, 3 tahun mungkin ya? (udah lupa deh, payah!).

 

Nostalgia masa muda


AgusSetiawan_Mutiara, originally uploaded by agusset.

Lihat album foto di milis imaginet, eh lihat foto waktu saya dan Mutiara masih muda. Foto di ambil di studio Yonas usai wisuda S1 Mutiara. Waktu itu, masih dalam status pacaran, makanya pose megangnya masih agak kaku (malu-malu nih ye...)

 

Cinta Buta

kawanku berkata:
kau ingin melihat butanya cinta?
lihatlah kasus perceraian,
atau kasus putus cinta,
perhatikan alasannya...

alasan: kami tak sepaham,
padahal sejak dahulu memang tak sepaham,
karena cinta,
dicoba untuk saling memahami,
atau diabaikan sementara ketaksepahaman itu,
siapa tahu bisa sepaham...

alasan: usia kami jauh berbeda,
padahal, perbedaan usia ada sebelum mereka saling menyinta,
karena cinta, usia bukanlah halangan,
dan ternyata, hanya bertahan sementara

alasan: ia pencemburu,
padahal kau tahu, sejak pacaran ia 'tlah sering cemburu,
jika kau akrab dengan teman lawan jenismu.
namun kau malah senang jika ia cemburu,
engkau bilang: "itu tandanya cinta!"

kala cinta tengah membara, semua yang tak enak tak nampak di mata!
kala cinta mulai menguap, alamak! baru sadar dia!
itulah butanya cinta!

lalu kawanku mengurai sekian banyak alasan lainnya,
aku sabar mendengarkannya

usai semua ia sampaikan,
aku mulai berkomentar: kau salah menilai cinta,
sesungguhnya ia tak buta!
manusialah yang menjadi buta,
karena tak tepat menakar cinta

cinta mampu membuatmu buta,
namun mampu pula membuatmu terbuka mata,
sama halnya dengan benci,
ia mampu membuatmu buta atau terbuka mata...

kala cintamu tak terkendali,
kadang kau menjadi buta,
tak hirau kenyataan yang ada,
dan kadang tumbuh rasa benci,
sebagai efek sampingnya...

aku kasih kau contoh sederhana:
misalkan kau aku kasih sebuah hadiah,
dan kau suka betul akan hadiah itu,
kau mencintainya...
suatu kali kau temukan barang yang kau cintai itu dirusak oleh seseorang,
apa yang terjadi... kau pun marah besar, kau maki orang itu,
meski ia telah meminta maaf kepadamu,
kau tak menerimanya, kau bahkan membecinya...
kau dibutakan oleh cintamu,
dan kau ciptakan kebencian atas nama cintamu...

kawanku bertanya:
lalu, macam mana contoh cinta yang membuat mata terbuka?

aku balik bertanya kepadanya:
pernahkah kau merasa iba?
atau tergerak hati membantu sesama?
jika kau menjawab "ya", itulah contoh cinta yang membuat mata terbuka
andai tak ada cinta pada dirimu, kan takkan bisa merasakan iba,
tak akan ada niat yang tumbuh dalam dirimu 'tuk membantu sesama

kawanku kembali bertanya:
kau tadi bilang, cinta sama seperti benci,
bisa membuat buta atau terbuka mata.
maukah kau kasih aku contohnya?

oooh tentu kawan,
sekarang aku tanya kau lagi: pernahkah kau benci pada sesuatu?
apa yang kau rasakan kala kau membencinya?

jawabnya: "ya! aku benci pada si Ucok"

"apa yang kau benci darinya?" tanyaku

"semuanya!" katanya

itulah tanda kau telah dibuat buta oleh rasa bencimu,
semua yang ada pada dirinya tak satupun kau suka,
karena rasa bencimu,
kebaikan yang ada pada si Ucok pun tak nampak olehmu,
yang nampak olehmu hanyalah keburukannya saja

aku kembali bertanya:
"pernah kau melihat ketakadilan terjadi di depan matamu?"

jawabnya:
"ya! aku pernah melihat nenek tua dihardik berandalan di simpang jalan!"
"aku benci melihatnya!"

aku kembali bertanya:
"pernahkah kau menghardik orang?"

"aku benci menghardik!" teriaknya

nah, itulah contoh kebencian yang membuka matamu,
karena kau benci hardikan, kau tak mau menghardik orang...

kawanku tersenyum: "bisa juga kau ya?"

Wednesday, September 07, 2005 

Cover Girl


cover_majalah_hasna, originally uploaded by agusset.

Hihihi... iseng nyoba Flickr buat bikin cover majalah. Modelnya siapa lagi kalau bukan Hasna. Temanya tentang Cina, karena pakaian yang dipakai Hasna adalah pakaian tradisional Cina. Selain itu, karena memang ada darah Cina mengalir di tubuhnya, warisan dari neneknya.

Monday, September 05, 2005 

Manusia Indonesia dan Waktu

Sabtu kemarin IIC (Indonesisches Islamisches Centrum) e.V. mengadakan acara pengajian bulanan dalam rangka peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Acara diadakan di Aula KJRI Hamburg. Seminggu sebelumnya undangan sudah saya sebarkan, karena kebetulan saya adalah tukang buat undangan, penandatangan di undangan sekaligus merangkap tukang sebar undangan.

Di penutup undangan, saya selalu memberi kalimat dengan garis bawah: "mohon hadir tepat pada waktunya". Acara pengajian di undangan saya tulis pukul 16:00, sementara itu di jadwal acara yang saya susun secara diam-diam (yang hanya diketahui oleh para pengisi acara saja), acara akan dimulai pukul 16:30. Saya perkirakan, jika tamu undangan datang terlambat antara 30 menit hingga 1 jam, mudah-mudahan dalam waktu 30 menit dari waktu yang tertera di undangan, 50% tamu sudah akan datang. Artinya, ketika acara dimulai, sudah akan ada tamu undangan. Jadi bukan hanya ada moderator, ketua IIC, penceramah dan Pak Konjen saja. Nggak lucu kan?

Ternyata, rencana tinggal rencana. Merubah kebiasaan buruk tak semudah membalik telapak tangan. Hingga pukul 16:30, tamu undangan yang datang baru ada 1,2,3 orang, itu pun mereka malah asyik ngobrol sendiri-sendiri. Ada yang ngobrol di dapur, ada pula yang di halaman sambil merokok, dan lain sebagainya. Meskipun sudah dipanggil dengan pengeras suara untuk memasuki aula KJRI, tetap saja tak cukup berpengaruh. Yang lebih bikin heboh lagi, orang yang sudah saya hubungi untuk membaca ayat suci Al-Quran pun datang terlambat pula! Padahal itulah acara pembuka.

Sebagai orang yang bikin undangan, tentu saya jadi grogi. Apalagi Pak Konjen kita di Hamburg orangnya tepat waktu. Beliau beserta bapak penceramah sudah masuk dan duduk di aula. Sementara saya yang harus berperan ganda, jadi moderator dan pengatur acara, masih sibuk mencari orang untuk mengisi acara. Lowongan moderator sendiri sudah saya sebarkan di milis IIC seminggu sebelumnya, sayangnya tidak satu orang pun yang bersedia! Beberapa orang pun sudah saya minta untuk jadi moderator secara langsung, sayangnya tak satupun yang berani bilang "ya". Menyedihkan bukan?

Akhirnya, acara harus tertunda 15 menit. Bukan hanya karena menunggu undangan yang memang belum banyak yang datang, tetapi juga karena orang yang telah ditunjuk menjadi pembaca ayat suci Al-Quran pun belum datang dan gawatnya tidak ada alternatif orang lain karena semua belum pada datang! Akhirnya ketika beliau datang, langsung saya tarik ke dalam untuk segera bersiap-siap.

Kejadian menyedihkan seperti ini bukan baru sekali ini saya alami. Sudah sangat sering. Dan ironisnya, ini terjadi di sebuah negara yang katanya sangat menghormati waktu. Memang orang yang diundang dalam acara2 ini adalah manusia2 Indonesia, tapi apakah setelah sekian belas dan puluh tahun hidup di Hamburg mereka tidak bisa belajar sedikitpun tentang bagaimana menghargai waktu? Lagipula, tidak semua manusia Indonesia berasaskan pada jam karet, banyak di antara mereka yang sangat menghargai waktu. Ataukah mungkin karena mereka punya pikiran: "untuk orang Jerman, kita harus tepat waktu, tetapi untuk sesama orang Indonesia kita harus berjam karet!" Keterlaluan!

Friday, September 02, 2005 

Waktu

Di kala menanti waktu di masa datang yang kita idamkan,
kita selalu berharap agar hari ini cepat berlalu,
agar waktu di masa datang yang kita idamkan segera ada di depan mata,
dan tatkala waktu yang kita tunggu telah ada di depan mata,
kita berharap sebaliknya: semoga hari ini tak cepat berlalu

Di kala kita berada pada waktu yang tak menyenangkan,
kita selalu berharap, semoga waktu cepat berlalu.
Di kala kita berada pada waktu yang menyenangkan,
kita selalu berharap, semoga waktu tak cepat berlalu.
Di antara keduanya, kadang kita lupa pada sang waktu,
ia dibiarkan berlalu begitu saja

Hakikatnya,
waktu akan selalu berlalu, dan akan terus berlalu,
ia tak akan menunggu, dan tak perlu ditunggu,
ia hanya perlu diisi dengan perbuatan

Saking berharganya waktu,
sang Pencipta pun berfirman: demi waktu,
sesungguhnya manusia berada dalam kerugian,
kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh,
yang saling mengingatkan dalam kebenaran,
dan saling mengingatkan dalam kesabaran.

Thursday, September 01, 2005 

Kritis

Dunia ini memerlukan manusia-manusia yang bersikap kritis,
agar tetap berjalan dinamis.

Sikap kritis membuat manusia selalu terjaga,
ketika sikap kritis tidak ada lagi,
maka dunia bagai terlelap dalam mimpi panjang,
yang membuat manusia terlena.

Bagi sebagian manusia,
sikap kritis kadangkala dianggap sebagai sebuah permusuhan,
padahal tidak demikian adanya.

Akibatnya,
manusia yang bersikap kritis kadangkala diasingkan,
dan atau disingkirkan dari komunitasnya.
Mereka dianggap mengusik kemapanan yang ada.

Contoh sederhana,
pada jaman ORBA berkuasa,
manusia kritis adalah bahaya laten bagi kestabilan politik,
mereka harus disingkirkan jauh-jauh,
supaya tak terdengar suaranya...
atau ditekan habis,
supaya hilang sikap kritisnya.

Sikap kritis adalah sebuah anugerah yang sangat berharga,
Tidak setiap manusia bisa memilikinya.

Berbahagialah suatu bangsa,
jika anak bangsanya banyak yang bersikap kritis,
dan akan lebih berbahagia lagi,
jika semua anak bangsa mampu menerima dan berlapang dada,
atas sikap kritis sesamanya...

Hanya sayangnya,
banyak di antara kita yang bersikap kritis,
hanya ketika sedang di bawah,
ketika sedang terdepak dan terabaikan,
atau ketika tidak berkuasa (lagi)...

Sikap kritis sesungguhnya,
seharusnya ada dalam segala suasana,
juga dalam segala macam peran dan kedudukan,
untuk mengkritisi semua yang tak semestinya,
bukan hanya untuk dirinya atau golongannya saja.

My Digest

About me

  • I'm agus set
  • From Hamburg, Germany
about me
Google

Powered by Blogger
and Blogger Templates
Listed on BlogShares