« Home | Ultah » | Kutu Rambut » | Panekuk Papa » | Photoblogring » | Google AdSense » | Trik Bisnis kah? » | Hidup » | Foto memoto » | Bunga » | Karnaval Kebudayaan di Hamburg » 

Tuesday, September 20, 2005 

Panduan Singkat Berpuasa Ramadhan (1)

Sumber: milis Media-Dakwah

Golongan manusia dalam berpuasa

Puasa diwajibkan kepada setiap muslim, baligh, mampu dan bukan dalam keadaan musafir (bepergian).

Orang kafir tidak diwajibkan berpuasa. Jika ia masuk Islam, tidak diwajibkan mengqadhaÂ’ (mengganti) puasa yang ditinggalkannya selama ia belum masuk Islam.

Anak kecil di bawah usia baligh tidak diwajibkan berpuasa, tetapi dianjurkan untuk dibiasakan berpuasa.

Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak dituntut untuk mengganti puasa dengan memberi makan, walau pun sudah baligh. Begitu pula orang yang kurang akalnya dan orang pikun.

Orang yang sudah tidak mampu untuk berpuasa karena sakit atau berusia lanjut, wajib menggantinya dengan memberi makan satu orang miskin (membayar fidyah) setiap hari selama bulan Ramadhan.

Bagi seseorang yang sakit dan penyakitnya masih ada kemungkinan untuk dapat disembuhkan, jika ia merasa berat untuk menjalankan puasa, maka dibolehkan baginya tidak berpuasa, tetapi harus mengqadha'nya setelah sembuh.

Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui, jika dengan puasa ia merasa khawatir terhadap kesehatan dirinya dan anaknya, maka dibolehkan tidak berpuasa dan kemudian mengqadha'nya di hari yang lain.

Wanita yang sedang dalam keadaan haidh atau nifas, tidak boleh berpuasa dan harus mengqadha'nya pada hari yang lain.

Orang yang terpaksa berbuka puasa karena hendak menyelamatkan orang yang hampir tenggelam atau terbakar, maka ia mengqadha' puasa yang ditinggalkan itu pada hari yang lain.

Bagi musafir boleh memilih antara berpuasa dan tidak berpuasa. Jika memilih tidak berpuasa, maka ia harus mengqadha'nya di hari yang lain. Hal ini berlaku bagi musafir sementara, seperti berpergian untuk melaksanakan umrah, atau musafir tetap, seperti sopir truk dan bus (luar kota), maka bagi mereka boleh tidak berpuasa selama mereka tinggal di daerah (negeri)
orang lain dan harus mengqadha'nya.

Met berpuasa mas.

@ricorea: makasih ric. udah mulai posting artikel2 ttg. puasa nih, supaya tambah semangat... :)

Post a Comment

My Digest