« Home | Photoblogring » | Google AdSense » | Trik Bisnis kah? » | Hidup » | Foto memoto » | Bunga » | Karnaval Kebudayaan di Hamburg » | Chiklit » | Hasna Kecil » | Nostalgia masa muda » 

Monday, September 19, 2005 

Panekuk Papa

Pagi ini harus berperan jadi koki, soalnya Hasna minta dibawain bekel Panekuk Papa. Bahannya sederhana, tepung, bubuk coklat, gula pasir, telur dan susu. Takarannya? proporsional aja. Semua bahan dicampur dan diaduk sampai rata jadi adonan agak encer dan dimasak pakai wajan teflon jadi lembaran-lembaran tipis bundar. Selanjutnya, olesi Nutela dan digulung.

Nama Panekuk Papa adalah pemberian dari Hasna. Sementara itu resepnya kreasi sendiri (maksudnya: nggak pake ngelihat-lihat buku resep gitu lho!) dan "tercipta" tanpa sengaja. Kreasi pertama kali waktu itu, masih amburadul. Semakin membaik (rasa dan bentuknya) berdasarkan pengalaman yang ada. Maka dari itu banyak orang yang setuju: "pengalaman adalah guru yang terbaik".

Soal bekal ke sekolah, setiap pagi kita harus menyiapkan bekal untuk Hasna ke sekolah. Menunya berbeda-beda dan tergantung permintaan Hasna. Kadang pizza, chicken nugget+kentang goreng, croissant, kue-kue bikinan Mutiara, dan Panekuk Papa. Biasanya, sehari sebelumnya kita sudah tanyakan bekal untuk besok, jadi kalau ada permintaan yang perlu persiapan ekstra nggak masalah.

hehehe... pagi2 udah jadi boss di dapur... ;)
oh ya, bekal itu untuk makan siang di sekolah ya? atau untuk pause saja?
kami dulu selalu dapat roti dengan keju atau wurst... "Pausenbrot" gitu namanya hehehe... sayang gak ada "Papabrot" waktu itu... ;)

btw... layout barunya buaguss.... mesjid itu mesjid mana ya? rasanya pernah lihat tuh gambar mesjid itu...

@Ni Londo: Bekalnya untuk makan pas pause. Kalau gambar masjidnya, itu gambar masjid di Istanbul...

oh Hagia Sophia kan? pantesan... pas ngeliat gambarnya kok rasanya very familiar gitu...

kalau bekalnya utk pause saja, wah... utk orang Jerman kok repot amat, cuman Pausensnack kok pakai masak segala... pizza dll... hihi... dasar inlender yang males... ;)
apa anak2 lain gak heran melihat "Pausenbrot"nya Hasna yang berupa Pizza, Pfannenkuchen usw.? Atau anak2 turki juga kebanyakan bawa bekal yang dimasak dulu?

Kadang mau brot doang... tapi kalau lagi gak mau, kalau gak dimakan ibunya yg marah :D Jadi... dia jg milih makanan yg dia suka.

Anak-anak lain... justru karena 'beda' dan selalu frisch jadi suka ikutan minta hehehe... Malahan 'panekuk Papa' jadi kegemaran temen-temennya.

@ni londo: nama masjidnya: The Sultan Ahmet Mosque(Blue mosque), Istanbul. Sama ya dengan Hagia Sophia, atau Ayasofya? Pernah ke sana Ni?

@Mas Agus: kayaknya sama ya.... orang bule memang mengenalnya dengan nama hagia sophia.
coba lihat ke: http://en.wikipedia.org/wiki/Hagia_Sophia
http://www.islamicarchitecture.org/architecture/hagia.sophia.mosque.html
dari gambarnya kayaknya sama dengan gambarnya Sultan Ahmed Mosque ini?
Sayang sekali, saya belum pernah ke Istanbul. Biggos Veddel mungkin masih sempat ke sana juga ya selama masih di Eropa sini... ke Istanbul rasanya juga banyak Angebot yg lumayan murah.

@Mbak Mutiara: kalau begitu banyak fansnya panekuk itu, jangan2 malah udah abis dibagiin ke temen2... Hasna gak kebagian lagi...
atau bisa buka bisnis hehehe... ;)
buka ImbiƟstand: "Agusset's Pfannenkuchen" hehehe...

@ni londo:
kepala gundul, bau tak sedap
ke istanbul, makan kebab
hehehe...

Post a Comment

My Digest