« Home | Kritis » | Putri Cina » | Semoga Sukses PIN Polio 2005 » | PraJab CPNS » | Lagi-lagi OSPEK » | Komputer Amphibix » | Kalau » | Seandainya... » | Mari Berbagi Kemerdekaan » | HUT RI dan loncatan kuantumku » 

Friday, September 02, 2005 

Waktu

Di kala menanti waktu di masa datang yang kita idamkan,
kita selalu berharap agar hari ini cepat berlalu,
agar waktu di masa datang yang kita idamkan segera ada di depan mata,
dan tatkala waktu yang kita tunggu telah ada di depan mata,
kita berharap sebaliknya: semoga hari ini tak cepat berlalu

Di kala kita berada pada waktu yang tak menyenangkan,
kita selalu berharap, semoga waktu cepat berlalu.
Di kala kita berada pada waktu yang menyenangkan,
kita selalu berharap, semoga waktu tak cepat berlalu.
Di antara keduanya, kadang kita lupa pada sang waktu,
ia dibiarkan berlalu begitu saja

Hakikatnya,
waktu akan selalu berlalu, dan akan terus berlalu,
ia tak akan menunggu, dan tak perlu ditunggu,
ia hanya perlu diisi dengan perbuatan

Saking berharganya waktu,
sang Pencipta pun berfirman: demi waktu,
sesungguhnya manusia berada dalam kerugian,
kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh,
yang saling mengingatkan dalam kebenaran,
dan saling mengingatkan dalam kesabaran.

* Nikmatilah hari ini karena hari ini adalah hadiah *

And that's why they call today as 'present' :-)

emang Demi Masa itu dalem sekali maknanya ya Mas. sementara jaman aku kecil dulu, orang masih sering bilang, "Masih Ada Kereta yang akan Lewat" kok, seperti judul film waktu itu ;).

btw, makasih ucapan selamatnya :)

Post a Comment

My Digest