« Home | My new blog at WordPress » | Musim Dingin, Saatnya Tidur Panjang » | Salam Disingkat » | Nasib Malang Pendidikan Anak » | SMS Logat Bule » | Religiositas » | Pengungkapan Cinta » | Pertanyaan Kritis Seputar Agama » | PT. Pos Indonesia, Apa Kabar? » | Agenda Penting Hamburg » 

Wednesday, November 23, 2005 

Kaki, Buah Menjelang Musim Dingin

Buah Kaki, nama yang mungkin agak aneh buat orang Indonesia karena sama dengan salah satu anggota tubuh kita yang berfungsi untuk berdiri atau berjalan. Dalam istilah umum, buah ini biasa disebut persimon, istilah yang diambil dari Bahasa Yunani, yang berarti Buah Para Dewa. Kaki sendiri merupakan salah satu jenis persimon Asia yang sangat populer di dunia, banyak dijumpai di Cina tetapi lebih dikenal sebagai persimon Jepang karena 400 tahun yang lalu ia dibawa ke Jepang untuk dibudidayakan secara lebih baik.

Ukuran buah ini hampir sama dengan apel. Warna kulitnya oranye mengkilat dengan daging yang juga berwarna oranye. Kalau di Indonesia, buah ini hampir mirip dengan kesemek, mungkin memang masih satu famili.

Buah ini rasanya benar-benar manis, tapi, kadang-kadang, ada juga yang berasa sepet (atau berasa sekali getahnya). Awal-awal kami mencoba buah ini, sempat juga mendapatkan yang rasanya sepet. Mungkin bergantung pada jenis atau kualitasnya.

Di Hamburg, untuk dapat memakan buah ini, kita harus menunggu datangnya bulan November atau saat-saat awal musim dingin. Saya sendiri kurang tahu apakah karena ia hanya berbuah di saat musim dingin atau ada alasan lain yang melatarbelakanginya.

Apakah di Indonesia juga bisa menjumpai dan merasakan buah para dewa ini atau tidak, saya juga kurang tahu. Tetapi, mungkin, karena jaraknya yang lebih dekat dengan Jepang, buah ini bisa pula dijumpai dan dinikmati di Indonesia. Mungkin... :D

hi hi hi baru mau nanya mas apakah buah ini ada hubungannya dgn kesemek kog agak mirip2... untung tak baca ulang ;)

tika

@tika: udah pernah makan kesemek mbak?

sayang belum pernah mas agus. kenal bentuknya saja saja :)

krn dulu lahan kosong diseblah rumah ibu di jakarta ditanami macam2 pohon salah satunya pohon kesemek. slain juga pernah ditawarin sama kang rujak langganan. tapi tdk berminat krn saya senengnya cuma tiga buah nanas, nangka dan pepaya.

pak agus kalo dipenny kok dibilagnya buah sharon ya...trus asalnya dari israel lagi..

jadi males belinya...:P

nyari di toko turki aja lah.. :))

-ari-

Mbak Ari, Kaki ada banyak macamnya. Yang dulu dimakan dirumah kami tuh dari Spanyol. Lebih besar dan lebih cepat lunak. Kalau yang dipotret tuh gak tahu ya dari mana, cuma lebih kecil dan lebih keras :D walaupun manisnya sama. Sama-sama dibeli di toko Turki. Di Plus masih jual yang dari Spanyol mbak kalau mau cari yang besar.

Nanti akhir musim malahan kakinya lebih kecil dan sedikit bulat, trus berkurang manisnya. Coba deh nanti.

Mbak Tika : ntar kalau dah nyobain kaki hmmm pasti deh suka. Mas Agus tuh sekali makan kaki jadi suka banget ama kaki untung bukan kaki gajah....hihi.. Mbak Ari jadi suka juga kan?

@ari: di eropa, kaki banyak tumbuh dan dibudidayakan di italia, prancis bagian selatan dan spanyol. memang salah satu nama yg juga populer utk kaki adalah sharon, dan israel termasuk salah satu yg membudidayakannya.

buah kaki itu sama aja ma buah kesemek, cuman beda nama...
awalnya tuch dari cina.. trus merembet ke jepang..
lha di jepang sana di budidayanan dg suksesnya dan akhirnya di ekspor ke amerika dan eropa dll... dan akhirnya di budidayakan lagi oleh negara masing2.
Israel juga termausuk negri yg emngimport paling banyak...
lalu dibudidayakan juga,, dan terkenal dg nama buah sharon..
jd aslanya bukan dari israel ato spanyol ato jepang... tp dari cina... dan akhinya banyak di budidayan di negara2 laen dan menghasilkan buah kesemek baru yg sesua ma iklim masing2 negara

Post a Comment

My Digest

About me

  • I'm agus set
  • From Hamburg, Germany
about me
Google

Powered by Blogger
and Blogger Templates
Listed on BlogShares